LABUHA, Jarumsatu.com – Muhammadiyah Halmahera Selatan bakal menggelar Musyawarah Daerah Ke- IV dengan mengusung tema “Memajukan Halmahera Selatan, Mencerahkan Ummat dan Mewujudkan Senyum Saruma”
Musyawarah Daerah Ke-IV dilaksanakan langsung Pimpinan Muhammadiyah Halmahera Selatan, Pimpinan Daerah Aisyiyah dan pimpinan daerah Nasyiatul Aisyiyah untuk pemilihan ketua baru Muhammadiyah Halmahera Selatan Periode 2023-2028 mendatang.
Melalui konferensi pers Musyawarah pemilihan tiga pimpinan baru itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 14 – 15 September 2023 bertempat di Hotel Buana Lipu Desa Labuha.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ustaz Arifin didampingi Sekretaris panitia Samsir Hamajen, melalui jumpa pers, Selasa (12/09/2023)
Menurut Ketua Panitia Arifin bahwa kesiapan Musda ke- IV sudah mencapai 95 persen dan rencannya akan di awali dengan Pawai Ta’aruf yang di ikuti siswa siswi Muhammadiyah dengan rute star kediaman Ketua pimpinan Muhammadiyah di Desa Amasing Kota dan finis di taman Zero Point Kota Labuha.
“Jadi Musda ke- IV kami secara administrasi dan kelengkapan teknik sudah hampir selesai dan insyaallah dengan Tema Memajukan Halsel, mencerdaskan ummat dan mewujudkan senyum Saruma ini bisa berjalan dengan baik,”ujarnya
Senada di sampaikan Panitia pemilihan Iswan Abubakar, terkait syarat – syarat pemilihan dimana sejauh ini sudah tercatat ada 19 nama yang mengambil formulir untuk mencalonkan diri sebagai Ketua pimpinan Muhammadiyah Halsel.
“Yang kita targetkan 25 orang dan sejauh ini sudah ada 19 yang mengambil formulir Pencalonan,” ungkap Iswan Abubakar yang juga Sekretaris DPC PAN Halsel.
Selain itu, Ketua PD Muhammadiyah Halmahera Selatan Ir. Ibnu Tufail mengatakan adanya Musda tersebut, bakal ada pembahasan rencana pendirian perguruan tinggi yang bersifat universita.
Ibnu mengaku, rencana pendirian pendidikan tinggkat perguruan tinggi ini sudah sejak awal mendapat dukungan dari beberapa perguruan tinggi milik Muhammadiyah di dalam maupun luar Maluku Utara.
“Pembahasan pendirian universitas ini sudah lama Hanya saja, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Muhammadiyah di Halsel ini belum memenuhi kriteria,”ungkapnya
Meski demikian, Ibnu mengaku mendapat dukungan dari pemkab Halmahera Selatan untuk rencana pendirian universitas Muhammadiyah.
“Kita mendapat dukungan dari pemerintah daerah dalam hal ini bapak Bupati Usman Sidik yang menurut pemikiran beliau ke depan harus bisa pendidikan Muhammadiyah di tingkat bawah sampai atas itu sudah memungkinkan untuk diteruskan ke perguruan tinggi,”tandasnya
Sementara itu Sekertaris PD Muhammadiyah Halsel Dr. Samsudin Hamadin, menambahkan bahwa Musyda ini di laksanakan berdasarkan hasil Muktamar yang meminta memilih kembali pimpinan di kevel daerah dan di Halsel sendiri kata Tufail kita fokuskan pada menyempurnaan struktur pengurusan karena selama ini dari hasil evaluasi ternyata belum 100 persen maksimal. (red)















