Hadiri HPN 2026 di Banten, Bupati Halsel Tegaskan Peran Strategis Pers Tangkal Hoaks

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Dari HPN 2026, Bupati Halsel Sebut Wartawan Suara Rakyat dan Jembatan Pemerintah.|foto jarumSatu.com

Ket: Dari HPN 2026, Bupati Halsel Sebut Wartawan Suara Rakyat dan Jembatan Pemerintah.|foto jarumSatu.com

BANTEN – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, menegaskan peran strategis pers sebagai garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).

Menurut Bassam Kasuba, insan pers memiliki peran penting dalam menegakkan kebenaran dan keadilan melalui penyampaian informasi yang akurat kepada publik. Ia menekankan bahwa setiap produk jurnalistik memuat tanggung jawab profesional yang tidak selalu ditemukan di media sosial.

“Berbeda dengan media sosial yang ekspresinya kadang tidak bertanggung jawab, banyak informasi bohong dan fitnah yang justru memicu konflik di masyarakat,” ujarnya.

Politisi PKS Halsel itu juga menilai pers berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui pemberitaan, berbagai persoalan di lapangan dapat tersampaikan secara luas dan menjadi perhatian para pemangku kebijakan.

“Wartawan adalah suara rakyat, bahkan menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif,” tambahnya.

Mantan Wakil Bupati Halsel tersebut menuturkan, kehadiran media sangat terasa ketika terjadi persoalan di berbagai sektor. Mulai dari infrastruktur rusak, rumah warga tidak layak huni, hingga konflik sosial, pers dinilai cepat menyampaikan kondisi riil di lapangan.

“Kalau ada infrastruktur rusak atau persoalan lain, media cepat memberitakan sehingga menjadi perhatian pemerintah. Dalam situasi konflik pun, pers tetap berada di depan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bassam Kasuba turut didampingi Ketua PWI Provinsi Asri Fabanyo, Sekretaris PWI Provinsi Samsir Hamajen, Ketua PWI Halsel Samsudin Chalil, Sekretaris PWI Halsel Susadam Hi. Din, serta sejumlah pengurus PWI Halmahera Selatan. (red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru