LABUHA, Jarumsatu.com – Sosok mayat ditemukan warga, tepatnya di kompleks pasar BUMDes Desa Labuha Halmahera Selatan, yang sudah tergeletak di tempat tidur miliknnya dalam kondisi mulai membusuk.
Sat Reskrim polres Halsel IPTU Dwi Aryo Prabowo, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, Pada hari senin tanggal 28 agustus 2023 pukul 09.00 wit saudari Ibu rajak, sempat memanggil saudara Korban yang pada saat itu berada di belakang warung sembako milik ibu rajak, yang mana merupakan tempat tinggal korban tersebut.
Lanjut Aryo, pada saat itu korban hendak membalas teriak tersebut dengan kata “Saya ada disini”. Namun, berselang beberapa hari kemudian tepatnya hari ini, Rabu (30/08/2023) Rajak tidak melihat korban sehingga menyuruh Mustini sebagai saksi kedua, keluar mengecek korban di tempat tinggalnya yang berada di belakang warung sembako milik ibu rajak.
Lebih lanjut kata Aryo, di yang waktu sama pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 2023 pukul 06.00 wit dini hari , Saksi Mustini di perintahkan oleh ibu rajak keluar ke belakang warung untuk memanggil korban namun tidak ada jawaban.
“Ibu Rajak menyuruh Mustini panggil sama korban namun, tidak mendengar suara korban, Mustini lantas mendekati korban dan melihat korban sudah tergeletak di atas tempat tidurnya. Mustini lantas berteriak memanggil ibu rejak dan warga masyarakat setempat,”jelas Aryo

“Korban tersebut berasal dari Lombok dan hidup di Kab. Halsel ini sudah lama, korban juga tidak memiliki keluarga di Halsel, sehari-hari korban bekerja sebagai pengumpul kardus dan botol bekas untuk dijual ke pengumpul,”sambungnya
Korban juga menumpang tidur dengan membuat gubuk di belakang toko Rajak
Terkait dengan proses penguburan korban kata Aryo, diambil alih oleh keluarga besar Madura di Halsel, karena korban sangat dekat dengan keluarga madura dan mereka yang akan mengambil jenazah korban untuk dikebumikan.
“Untuk keterangan dari Dokter yang melakukan visum hasil sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan , namun untuk penyebab kematian masih menunggu dari hasil visum lengkapnya,”tandas Aryo
Ditanya soal kondisi Mayat yang kelihatan sudah mulai membengkak atau membusuk, Aryo bilang “Iya makanya penyebab kematian kami masih menunggu hasil visum lengkap (red)















