Diduga Seroboti Lahan Warga 9,5 Heaktar, Kawasan Produksi Harita Nickel di Palang Pemilik Lahan

Selasa, 29 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Lahan Warga yang di Seroboti Harita Nickel.

Tampak Lahan Warga yang di Seroboti Harita Nickel.

LABUHA, Jarumsatu.com – Lakukan Aksi, Jalan produksi Harita Nickel di desa Soligi, Kecamatan Obi Utara, Halmahera Selatan, dipalang warga.

Warga yang malakukan aksi pemalangan, merupakan pemilik lahan yang dijadikan jalan produksi industri tambang oleh PT Harita Nickel di Kepulauan Obi, Halmahera Selatan.

Tamrin Nasir, selaku pemilik lahan, mengaku pemalangan itu dilakukan karena pihak Harita Nickel belum membayar lahan milik orangtuanya seluas 9,5 hektare.

“Beberapa hari lalu kita sudah palang, kemudian kemarin juga kita palang. Dan hari ini kita akan palang lagi,” ujarnya, Selasa (29/8/2023).

Ia menjelaskan, awalnya pihak perusahaan mengklaim lahan itu sudah dihibahkan pemerintah desa setempat. Namun saat dikoordinasikan kembali, ternyata belum dihibahkan.

Atas masalah tersebut, akhirnya Tamrin meminta Harita Nickel membayar lahan Rp 100 ribu per meter. Pasalnya, lahan tersebut merupakan kebun peninggalan orang tuanya.

“Tapi Harita negosiasi sampai Rp 10 ribu per meter. Saya sangat sayangkan karena itu lahan kebun orangtua saya dulu. Jadi saya minta mereka bayar satu kali dengan nilai Rp 5 miliar.”

“Tapi sampai sekarang tak ada kejelasan. Jadi ini penyerobotan (lahan). Karena ini (lahan) sudah digusur lama,” jelasnya.

Tamrin pun menegaskan, jika Harita Nickel tak membayar lahan tersebut, maka pihaknya tetap melakukan aksi pemalangan.

“Tetap torang (kami) palang. Karena ini (lahan) suar keringat orangtua kami,”tegasnya

Hingga berita ini hingga berita dipublikasi, pihak Harita Nickel masih dalam upaya konfirmasi. (Red)

Berita Terkait

Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara, Jufri Bayar, S.H., Ajak Warga Rawat Keberagaman di Bulan Suci Ramadhan
Perjalanan Dinas Jadi Perbincangan: Sejumlah Anggota DPRD Halsel Tercatat Absen, Ada Apa?
Dugaan Kejanggalan Lelang BANK BRI KCP Labuha Mengemuka, Publik Pertanyakan Prosedur
Dies Natalis GMKI Jadi Momentum Penguatan Nasionalisme
Merasa Dirugikan, Pemenang Lelang Soroti Proses Lelang BRI KCP Labuha
Diduga Minim Transparansi, Lelang BRI KCP Labuha Tuai Polemik dan Sorotan Keras Publik
Hadiri HPN 2026 di Banten, Bupati Halsel Tegaskan Peran Strategis Pers Tangkal Hoaks
Gerindra Halsel Rayakan HUT ke-18 dengan Aksi Sosial: “Kompak, Bergerak, Berdampak

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:26 WIB

Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara, Jufri Bayar, S.H., Ajak Warga Rawat Keberagaman di Bulan Suci Ramadhan

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:34 WIB

Perjalanan Dinas Jadi Perbincangan: Sejumlah Anggota DPRD Halsel Tercatat Absen, Ada Apa?

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:09 WIB

Dugaan Kejanggalan Lelang BANK BRI KCP Labuha Mengemuka, Publik Pertanyakan Prosedur

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:28 WIB

Dies Natalis GMKI Jadi Momentum Penguatan Nasionalisme

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:57 WIB

Merasa Dirugikan, Pemenang Lelang Soroti Proses Lelang BRI KCP Labuha

Berita Terbaru