TOBELO — Dalam rangka memperingati Hari Reformasi Gereja, Komisariat Teologi GMKI Cabang Tobelo bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teologi Universitas Halmahera menggelar dialog publik bertajuk “Dari Lutheran ke Halmahera: Spirit Reformasi dalam Konteks Gereja Lokal.”
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Halmahera dan disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/10/2025) ini dibuka secara resmi oleh Pdt. Imelda Kahiking, M.Th, selaku Dekan Fakultas Teologi.
Dialog publik menghadirkan dua narasumber utama, yakni Pdt. Prof. Julianus Mojau, M.Th (Ketua PGIW Maluku Utara) dan Pdt. Sefnat A. Hongtong, M.Th (Wakil Ketua I Sinode GMIH), yang membahas nilai-nilai reformasi dan relevansinya dalam konteks pelayanan gereja lokal di Halmahera.
Ketua BEM Fakultas Teologi, Jhek Saubani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan pemahaman mahasiswa mengenai sejarah dan semangat reformasi gereja.
Dialog ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk menelusuri kembali perjalanan reformasi dari masa Martin Luther hingga pengaruhnya pada gereja lokal kita saat ini,” ujar Jhek.
Sementara itu, Ketua Komisariat Teologi GMKI Cabang Tobelo, Jovi Kobu, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar kegiatan seremonial organisasi, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran teologis di kalangan kader muda gereja.
Sebagai kader gereja, kita perlu memahami bagaimana reformasi itu terjadi, berkembang, dan berpengaruh dalam kehidupan bergereja hingga kini,” tutur Jovi.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Teologi serta kader GMKI dari berbagai komisariat. Panitia berharap, dialog publik ini dapat menumbuhkan semangat pembaruan iman dan memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami peran gereja di tengah perubahan zaman.(red)















