LDK Pemuda GMIH Eben Haezer Soasangaji Bentuk Generasi Pemimpin yang Berkarakter Kristus dan Siap Melayani

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Barat, Soasangaji. – 27 Juni 2026 – Panitia Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pemuda Jemaat GMIH Eben Haezer Soasangaji menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada Sabtu (27/6/2026) di Gedung Gereja GMIH Eben Haezer Soasangaji. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi pemuda gereja untuk membentuk karakter, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta mempersiapkan kader-kader muda yang beriman, berintegritas, bertanggung jawab, dan siap melayani di tengah gereja maupun masyarakat.

Sebanyak 150 peserta dari wilayah pelayanan Ibu Utara, Ibu Tengah, dan Ibu Selatan mengikuti kegiatan tersebut. Selama pelaksanaan, peserta didampingi oleh tiga orang fasilitator bersama panitia yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi pembukaan, penyampaian materi, diskusi, hingga evaluasi.

Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, panitia menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing, yakni Arnol Musa, SH., MH, Pdt. Julianus Serang, M.Th, dan dr. Dominikus, M.K.M. Ketiga pemateri membawakan berbagai topik mengenai kepemimpinan, pembentukan karakter Kristiani, spiritualitas, kesehatan, serta pengembangan kapasitas pemuda sebagai bekal dalam menjalankan tugas pelayanan dan kehidupan bermasyarakat.

Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Bambang Herdyanto Uang menyampaikan bahwa penyelenggaraan LDK merupakan bentuk komitmen gereja dalam membina generasi muda agar memiliki kualitas kepemimpinan yang baik serta mampu menjadi agen perubahan di tengah perkembangan zaman.

“Kegiatan ini bertujuan membentuk kader-kader pemuda yang beriman, berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif di lingkungan gereja maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar Herdi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan fasilitator yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan selamat datang kepada para fasilitator dan seluruh peserta. Kehadiran Saudara-saudari merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi semangat bagi terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.

Menurut Herdi, LDK tidak hanya berfokus pada penyampaian teori kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai Kristiani. Melalui berbagai materi, diskusi, dan dinamika kelompok, para peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang rendah hati, disiplin, mampu bekerja sama, memiliki integritas, serta siap menjadi pemimpin yang melayani sebagaimana teladan Yesus Kristus.

Panitia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, doa, maupun bantuan lainnya sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kiranya setiap proses yang akan kita jalani menjadi pengalaman yang berharga dan membawa dampak positif bagi pelayanan pemuda di masa depan,” ungkapnya.

Di akhir laporannya, Herdi mengakui bahwa pelaksanaan kegiatan masih memiliki berbagai kekurangan. Oleh karena itu, panitia membuka diri terhadap kritik dan saran yang membangun sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.

Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan ini, diharapkan lahir generasi muda GMIH yang memiliki iman yang teguh, karakter yang kuat, wawasan kepemimpinan yang luas, serta komitmen untuk melayani Tuhan dan sesama. Seluruh peserta juga diajak untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kedisiplinan, serta aktif dalam setiap sesi pembelajaran.

Dengan mengusung semangat kepemimpinan yang berlandaskan kasih Kristus, LDK Pemuda GMIH Eben Haezer Soasangaji diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda gereja yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara. (Sndy/red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru