LABUHA, Jarumsatu.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Maluku Utara kembali soroti anggaran Festival Marabose tahun 2023.
LIRA kembali menyoroti anggaran yang cukup Siginifikan itu lantaran menerima informasi adanya honor Panitia Festival Marabose yang belum juga diberikan. Padahal, anggaran yang terbilang cukup fantastis itu dihabiskan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halsel dengan dugaan tanpa ada asas manfaat untuk masyarakat.
“Kegiatan habiskan anggaran begitu besar yakni 5 miliar tapi honor Panitia juga belum diselesaikan patut kita pertanyakan,” ujar Pembina LIRA Malut Said Alkatiri, kepada wartawan, Jumat (01/09/2023)
Perihatin dengan masalah tersebut, Said kembali meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP) Malut mengaudit 5 miliar anggaran Festival Marabose tahun 2023 ini. “Maka kami minta BPKP Malut segera lakukan audit,” katanya.
Said bilang, kenapa LIRA Malut menduga ada penyimpangan sebab dengan anggaran yang begitu besar namun honor para panitia juga belum diselesaikan.
“Masa cuma honor Panitia saja tidak bisa diselesaikan dengan pagu anggaran miliyaran rupiah,”tukasnya
Selain meminta BPKP, said meminta Jaksa dan Polisi segera menulusuri ada sejumlah kegiatan yang diduga ada indikasi kong kalikong pada kegiatan Festival Marabose ini hingga berdampak pada honor Panitia yang belum diberikan.
“Penegak hukum segera telusuri ada dugaan indikasi yang mengarah pada korupsi anggaran Festival Marabose 2023 ini,” tegasnya. (red)
















