TERNATE, JMG – Suhu politik jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Ternate yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang mulai menghangat.
Sejumlah elite partai politik di Ternate tak lagi malu-malu menunjukkan kemesraan partainya dengan parpol lainnya. Sebut saja Ketua DPC PKB Kota Ternate Muhajirin Bailussy dengan Ketua DPC Partai Demokrat Henny Sutan Muda.
Pada Senin (25/3) malam, keduanya melakukan pertemuan di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di kawasan Kepala Pendek, Kelurahan Mangga Dua Utara, Ternate Selatan.
Pertemuan kedua Parpol itu diakui sebagai silaturahim politik menuju Pilkada 2024 sekaligus menyamakan pandangan Politik di Kota Ternate.
“Silaturahim malam ini bagian dari agenda Desk Pilkada PKB Ternate. Tentu kami membahas beberapa agenda diantaranya pilkada damai, pilkada tanpa Intimidasi, pilkada kebersamaan dan terbuka juga poros politik terbuka dan berkarakter,” kata Muhajirin Bailussy di dampingi sekretaris PKB Najib Hi. Talib, ketua Desk Pilkada Lutfi Ayub dan pengurus PKB usai melaksanakan pertemuan dengan Partai Demokrat.
Menurutnya, sebagai politisi tentu berkewajiban memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.
“Hal ini dimaksudkan agar masyarakat memberikan pilihannya dengan akal sehat,” sebutnya.
Ia mengaku, untuk kontestasi Pilwako Ternate, PKB memberikan peluang besar kepada partai mana saja termasuk Demokrat untuk saling bersama. Meskipun ada partai-partai lain yang bakal dikunjungi untuk silaturahim.
“Kalau dulu kita (PKB) dengan biru tua (NasDem) ya kali ini bisa berpeluang dengan biru mudah lah (Demokrat),” ujarnya.
Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Henny Sutan Muda menambahkan, pertemuan itu tujuannya untuk kepentingan politik Pilwako 2024-2029.
“Demokrat menyambut baik kedatangan PKB. Insya allah kedatangan ini juga bisa menciptakan politik yang damai, harmonis, dan humanis,” jelas Henny.
Henny bilang, PKB dan Demokrat sebenarnya sudah sering bersama pada momentum politik seperti ini. Namun, untuk Pilwako sebelumnya memang tidak sempat bersama.
“Kemarin mungkin torang (kita) pisah, kali ini ada upaya bersama,” cetusnya. (Red/tim)*















