TERNATE, – Masa pendukung Ade Rahmat, calon anggota legislatif dari partai NasDem daerah pemilihan (Dapil) II Kota Ternate Selatan dan Pulau Moti menggelar aksi demonstrasi di depan Jati Hotel, Minggu (3/3).
Aksi demonstrasi ini buntut dari pleno rekapitulasi tingkat Kecamatan Ternate Selatan. Dimana, surat suara sebanyak 222 di TPS 08 Kelurahan Tabona tidak ditandatangani oleh ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Sehingga PPK Kota Ternate Selatan menyatakan hangus alias tidak sah.
“Kami menuntut suara yang ada di TPS 08 dikembalikan oleh KPU dan Bawaslu,” teriak masa aksi.
Masa juga meminta ketua DPD Partai NasDem Tauhid Soleman bertanggung jawab atas hilangnya suara di TPS Kelurahan Tabona.
“Tauhid Soleman (Walikota Ternate) harus bertanggung jawab. Jangan hanya memanfaatkan Ade Rahmat saja. Apa-apa sadiki Ade Rahmat, doi (uang) saksi kurang juga minta tolong Ade Rahmat. Sekarang ngoni (kalian) di NasDem rame-rame dzolimi adik saya,” tutur kakak kandung Ade Rahmat Caleg NasDem nomort urut 7.
Masa juga menduga telah terjadi kongkalokong antara PPK dan Panwaslu Kecamatan Ternate Selatan sehingga kotak suara di Kelurahan Tanah Tinggi tidak dibongkar.
“Torang (kami) tidak terima kalau di TPS 08 Tabona saja yang dibongkar kotaknya. Kenapa di Tanah Tinggi tidak turun satu tingkat untuk bongkar kotak,” sambungnya.
Berdasarkan data yang di kantongi jarumsatu.com, perolehan suara Ade Rahmat Lamadihani sebanyak 1280 suara. Sementara Jasman Abubakar sebanyak 1250 dan Muhammad Ghifari Bopeng 1194 suara.
Pantauan media ini, sampai pukul 17.05 WIT masa pendukung Caleg nomor 7 masih melaksanakan aksi demontrasi. Sementara pleno rekapitulasi tingkat Kota Ternate sempat di skorsing dan kini kembali dilanjutkan. (Red/tim)*















