Jailolo, 28 Oktober 2025 — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jailolo menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XI yang dirangkaikan dengan perayaan Dies Natalis ke-21, bertempat di Gedung Gereja GKPMI Maranatha Jailolo.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhammad, Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara Jufri Bayar, perwakilan Bawaslu Helni Rosiana Amo, para senior member/friend GMKI, Ketua HIPMI Halbar, OKP se-Halmahera Barat, serta seluruh kader GMKI Jailolo.
Dalam sambutannya, Aknosius Datang mewakili senior member menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati. Ia mengajak seluruh civitas GMKI Jailolo untuk menjadikan momentum Dies Natalis yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai refleksi bersama.
GMKI Jailolo ke depan harus lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara, Jufri Bayar, menekankan pentingnya penguatan konsolidasi dan pendidikan kader. Menurutnya, GMKI Jailolo memiliki potensi besar karena banyak alumninya telah menduduki posisi strategis di pemerintahan daerah.
Kalau potensi ini direspons dengan baik oleh BPC, akan berdampak positif bagi penatalayanan organisasi, terutama dalam tri matra pelayanan GMKI: Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat,” tutur Jufri.
Ia juga menyoroti tantangan organisasi di bidang pendidikan kader. Jufri menegaskan pentingnya implementasi Pola Dasar Sistem Pendidikan Kader (PDSPK) 2006 sebagai kurikulum utama pembinaan kader GMKI.
Kalau hal ini tidak dilakukan secara berkelanjutan, maka kader-kader kita tidak akan siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar GMKI tetap bersikap kritis, independen, dan solutif, namun tidak anarkis.
GMKI adalah organisasi gerakan pemikiran. Kita harus konsisten berpihak kepada masyarakat dengan cara turun langsung, melihat, dan merasakan apa yang mereka alami,” katanya.
Jufri juga menekankan pentingnya kolaborasi konstruktif dengan Pemerintah Daerah.
GMKI hadir bukan sekadar mengkritisi, tetapi juga memberikan solusi atas permasalahan daerah. Bahkan harus menjadi pelopor gagasan dalam pengelolaan sumber daya alam Halmahera Barat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Jufri mengumumkan bahwa GMKI Wilayah XV Maluku Utara akan menggelar Rembuk Wilayah di Sofifi pada awal tahun 2026. Agenda tersebut akan menjadi wadah konsolidasi gagasan antar-cabang se-Maluku Utara, yakni Ternate, Tobelo, Jailolo, Bacan, Sofifi, dan Morotai.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhammad dalam sambutannya berpesan agar GMKI terus menjaga sinergitas dengan pemerintah tanpa kehilangan sikap kritis dan idealismenya.
Tetap junjung asas Tri Panji — Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdian,” pesan Djufri.Pada akhir kegiatan, Frangki Makagansa dan Rafi Wadja resmi terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Cabang GMKI Jailolo masa bakti 2025–2027.(red/Sandy)

















