LABUHA, Jarumsatu.com – Bos Cafe Bungalow 1 Tiong San terancam dipidana lantaran menampung puluhan ton akua tanpa izin.
Dinas Perdagangan Halmahera Selatan (Halsel) melakukan investigasi terkait izin penampungan aqua di Cafe Bungalow Desa Marabose, Kecamatan Bacan.
Kepala Dinas Diskoperindag Halsel, Soadri Ingratubun mengaku, belum mengetahui secara pasti penampungan sekaligus distributor akua di Cafe Bungalow milik Tiong San.
Soadri bilang, jika itu distributor maka harus mengantongi izin dari Disperindag Halsel. Selain izin distributor akua tersebut harus dipastikan halal atau tidak.
“Distributor harus kantongi izin dari Disperindag, selain itu harus pastikan apaka ini halal atau tidak,” ujar Soadri ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (04/09/2023)
Sebelumnya Soadri tengah memerintahkan Bidan Perdagangan untuk melakukan investigasi terkait hal tersebut untuk memastikan izin usahanya. Jika Belum ada izin sehingga untuk bisnis akua Bos Cafe Bungalow ini bakal diberikan sanksi tegas.
“Mulai dari distributor, kami sudah memerintahkan bidang perdagangan melakukan investigasi untuk mengecek asal muasal air Aqua dengan jumlah ribuan botol. Apakah yang bersangkutan membelanjakan air Aqua itu dari mana atau yang bersangkutan mengolah sendiri. Jika belum ada izin, kita akan berikan sanksi kepada yang bersangkutan,” tegasnya.
Kalau sistem pemesanan melalui agen berarti dipastikan yang bersangkutan telah menggunakan akun agen tertentu dgn demikian pemegang ijin pakta integritas akan di evaluasi.
Soadri menyatakan kalau yang bersangkutan memproses sendiri maka akan melihat apakah sudah mengantongi sertifikat halal atau belum. “Apabila kedapatan belum maka kemudian kami akan memberlakukan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,”tegasnya
Menurutnya untuk izin distributor tak dikantongi maka bisa dijerat dengan pidana karena memperjualbelikan barang dengan jumlah yang banyak tanpa mengantongi izin.
Untuk diketahui Tiong San dalam 1 bulan memperjualbelikan Agus hingga mencapai 4.000 hingga 5.000 botol. Penjualan itu bukan hanya di Cafe Bungalow miliknya namun sejumlah toko juga ikut didistribusikan.
Bahkan puluhan ribu botol akua itu didapatkan Tiong San dari kontainer dari Kota Surabaya Jawa Timur. (red)















