Rektor Unutara Soroti Kasus Vandalisme di Tubuh Pemkot Ternate

Selasa, 13 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. M. Nasir Tamalene, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara./jmg

Dr. M. Nasir Tamalene, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara./jmg

TERNATE, – Aksi vandalisme yang terjadi di internal Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berupa tulisan di pintu ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Jusuf Sunya berisi pesan “Ganti Sekot Dalam Kegaduhan Pemkot” menuai sorotan publik. Belum diketahui pasti pihak mana yang menjadi pelaku vandalisme ini.

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) Dr. M. Nasir Tamalene dalam pandangannya mengatakan bentuk protes yang di wujudkan dalam aksi vandalisme itu di sebabkan adanya ketidakpercayaan terhadap pemimpin.

Acil sapaan akrab Dr. M. Nasir Tamalene bilang, tindakan vandalisme yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Ternate mungkin saja disebabkan oleh Ketidakpuasan politik.

Menurutnya, vandalisme terhadap pemimpin bisa menjadi bentuk ekspresi ketidakpuasan politik terhadap kebijakan atau tindakan yang diambil oleh pemimpin tersebut.

“Orang-orang yang merasa bahwa pemimpin tidak memenuhi harapan atau mengabaikan kebutuhan mereka dapat merespon dengan tindakan vandalisme sebagai bentuk protes atau perlawanan,” kata Nasir Tamalene, Selasa (13/6).

Perbedaan ideologi, katanya bisa juga muncul sebagai hasil dari perbedaan ideologi atau keyakinan politik.

“Individu atau kelompok yang memiliki pandangan atau nilai-nilai yang bertentangan dengan pemimpin tersebut mungkin merasa perlu mengekspresikan ketidaksetujuan mereka melalui tindakan vandalisme yang terkait dengan pemimpin tersebut,” ujar Nasir.

Dalam pandangan lain, Nasir juga berpendapat adanya konflik politik. Dalam situasi ini, vandalisme terhadap pemimpin dapat menjadi bentuk dari perseteruan atau perjuangan kekuasaan antara kelompok yang berbeda.

Kemudian sambungnya, emosi negatif dan kekerasan politik terkadang vandalisme terhadap pemimpin dapat dipicu oleh emosi negatif, seperti kemarahan, frustrasi, atau kekecewaan yang mendalam.

“Sehingga situasi politik yang memanas atau terkait dengan ketidakstabilan politik dapat memicu tindakan kekerasan dan merusak properti yang terkait dengan pemimpin,” sebutnya.

Dari paparan pandangan tersebut, Rektor Unutara ini berkesimpulan jangan-jangan Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya yang menjadi sasaran vandalisme. Sebab, tidak lagi menjadi panutan di dalam lingkungan kerjanya.

“Padahal Sekda bertanggung jawab untuk mendukung kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan daerah secara efektif dan efisien,” tukasnya. (Red/tim)*

Berita Terkait

Kapolda Malut: Tak Ada Ampun Bagi Mafia Kayu dan BBM Ilegal
WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Dukung Visi Gubernur Wujudkan Maluku Utara Mandiri Pangan
PKK Kota Ternate Gandeng WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Kembangkan Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Nimrot Lalomo tumbang di Pengadilan Negeri Ternate, gugatan dinyatakan tidak dapat diterima
FORMATIK Ultimatum Menteri PU: Evaluasi atau Copot Kepala BWS Malut M. Saleh Talib
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Hantam DPRD Ternate, Formapas Malut Siapkan Laporan ke KPK
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
SKAK-MALUT-JAKARTA Desak KPK Usut Kasus PERJADIN Fiktif DPRD Kota Ternate

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:45 WIB

Kapolda Malut: Tak Ada Ampun Bagi Mafia Kayu dan BBM Ilegal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:25 WIB

WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Dukung Visi Gubernur Wujudkan Maluku Utara Mandiri Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:25 WIB

PKK Kota Ternate Gandeng WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Kembangkan Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21 WIB

Nimrot Lalomo tumbang di Pengadilan Negeri Ternate, gugatan dinyatakan tidak dapat diterima

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57 WIB

FORMATIK Ultimatum Menteri PU: Evaluasi atau Copot Kepala BWS Malut M. Saleh Talib

Berita Terbaru