Akademisi Soroti Tindakan Vandalisme, Sebut Pemerintahan “Andalan” Jadi “BrANDALAN”

Selasa, 13 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muamil Sunan, Akademisi Universitas Khairun Ternate./jmg

Dr. Muamil Sunan, Akademisi Universitas Khairun Ternate./jmg

TERNATE, – Akademisi Universitas Khairun Ternate, Dr. Muamil Sunan menyoroti aksi vandalisme di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan kali pertama dilakukan di Pemerintahan Walikota Tauhid Soleman selama menjabat.

Muamil menyampaikan bahwa Walikota Ternate sebagai kepala daerah tentunya bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi.

“Publik sangat memahami karena sebelumnya ada yang menginginkan agar Sekkot di lengserkan melalui uji kompetensi maupun evaluasi kinerja. Sehingga dengan adanya peristiwa ini sudah jelas oknum maupun dalangnya,” katanya saat di konfirmasi Jarum Media Grup, Selasa (13/6).

Ia menilai peristiwa yang terjadi hingga mengarah pada vandalisme menunjukkan buruknya tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Tauhid Soleman.

“Adanya peristiwa Vandalisme telah merubah pemerintahan ANDALAN menjadi pemerintahan BrANDALAN,” sebutnya.

Lulusan doktor Universitas Brawijaya itu mengatakan bahwa Sekda bekerja berdasarkan aturan.

“Sehingga Wali Kota Tauhid Soleman tidak bisa seenaknya mencopot atau menggantikan posisi Sekda dengan begitu saja,” tutur Muamil.

Sehingga menurutnya lagi, jika sudah menyebar virus penyakit dalam pemerintahan dan walikota tidak bisa mengambil langkah pencegahan, maka tindakan vandalisme akan terus terjadi bahkan bisa saja muncul yang lebih parah lagi.

“Dengan begitu publik akan menilai kegagalan walikota dalam menciptakan pemerintahan yang sehat dan kondusif,” terangnya.

Muamil mengingatkan kepada Walikota Tauhid Soleman untuk bisa memastikan tindakan vandalisme di masa pemerintahannya tidak lagi terjadi.

“Harus dipastikan tidak ada kegaduhan lagi. Walikota harus bisa mengambil peran untuk memastikan hal demikian tidak terulang sehingga tidak terkesan Walikota diatur oleh bawahan dan atau orang dekat,” pungkasnya. (Red/tim)*

Berita Terkait

PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel
Kapolda Malut: Tak Ada Ampun Bagi Mafia Kayu dan BBM Ilegal
Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi
WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Dukung Visi Gubernur Wujudkan Maluku Utara Mandiri Pangan
PKK Kota Ternate Gandeng WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Kembangkan Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Korban Jiwa di Anggai Jadi Alarm, GMKI Bacan Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel
Nimrot Lalomo tumbang di Pengadilan Negeri Ternate, gugatan dinyatakan tidak dapat diterima
Kasus Jual Beli IUP: Kabag Hukum dan Sekda Haltim Diduga Terindikasi dalam Kasus Jual Beli IUP di Halmahera Timur

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:01 WIB

PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:45 WIB

Kapolda Malut: Tak Ada Ampun Bagi Mafia Kayu dan BBM Ilegal

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:28 WIB

Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:25 WIB

WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Dukung Visi Gubernur Wujudkan Maluku Utara Mandiri Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:25 WIB

PKK Kota Ternate Gandeng WVI dan PT Bio Agromitra Indonesia Kembangkan Urban Farming untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Berita Terbaru