Jakarta, 21 Oktober 2025 — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri, Selasa(21/10).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemendagri, Jakarta, tersebut menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkokoh nilai-nilai demokrasi di Tanah Air.
Dalam pertemuan itu, rombongan GMKI diterima langsung oleh jajaran Ditjen Polpum, termasuk Bang Rama Segara dan Bang Hendri. GMKI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak Kemendagri.
“Kami berterima kasih atas keterbukaan dan dukungan Kemendagri terhadap semangat kebangsaan yang diusung GMKI. Sinergi antara pemerintah dan mahasiswa menjadi kunci menjaga keutuhan bangsa,” ujar perwakilan PP GMKI.
Baik GMKI maupun Kemendagri sepakat untuk terus memperkuat kolaborasi, terutama dalam mengawal Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembangunan Rumah Ibadah, yang dinilai strategis bagi terciptanya toleransi dan kesetaraan antarumat beragama.
Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana kerja sama dalam penyusunan Silabus Ekonomi Politik dan Hukum (Ekopulhum) GMKI, yang diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran kritis bagi kader-kader muda Kristen di seluruh Indonesia.
“Peran mahasiswa dalam menjaga demokrasi dan kerukunan tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, kami di Kemendagri akan terus membuka ruang dialog dan kerja sama,” ujar salah satu pejabat Ditjen Polpum.
Pertemuan ini diakhiri dengan penegasan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan, demi memperkokoh pilar kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa.(red)















