Dugaan Beck Up Politik: Nama Irene Roba Disebut Jadi Sandaran Masdar Mansur

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kontroversi Masdar Mansur, anggota DPRD Halmahera Selatan dari Fraksi PDIP, terus memanas. Setelah pernyataannya yang menghina pengkritik DPR dengan kata-kata kasar menuai kecaman, kini muncul isu baru: dugaan adanya “beck up politik” yang membuat Masdar merasa aman dari sanksi.

Nama Irene Yusiana Roba Putri, anggota DPR RI dari Dapil Maluku Utara, ikut terseret dalam pusaran isu ini. Sejumlah percakapan internal kader partai disebut-sebut sempat melibatkan nama Irene.

Nama Irene sempat muncul dalam obrolan kader. Masdar merasa ada dukungan diam-diam dari pusat. Tapi apakah itu benar atau hanya pencatutan nama, belum bisa dipastikan,” ujar sumber internal PDIP yang enggan disebutkan namanya.

Isu ini membuat situasi politik makin panas. Mahasiswa Halmahera Selatan turun ke jalan dan berunjuk rasa di depan kantor DPP PDIP, Jakarta. Mereka mendesak partai tegas menindak kader yang dianggap merendahkan rakyat.

Kalau benar ada beking dari pusat, itu sangat berbahaya. DPR adalah lembaga rakyat, bukan alat segelintir elit. Kalau dibiarkan, sama saja partai ikut melegitimasi penghinaan terhadap rakyat,” kata salah satu orator aksi.

Hingga kini, Irene Yusiana Roba Putri belum memberikan pernyataan resmi soal namanya yang ikut diseret. Publik menanti klarifikasi: apakah Irene benar-benar terlibat, atau justru namanya dipakai sebagai tameng politik oleh Masdar Mansur.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi PDIP. Apakah partai akan menindak tegas kadernya demi menjaga marwah partai, atau justru membiarkan isu “beck up politik” kian merusak citra partai di mata rakyat.(red)

Berita Terkait

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel
Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan
FORMAHSEL Jakarta Siap Kepung Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Halsel
FORMAPAS MALUT Gelar Aksi di PT Mineral Trobos, Desak APH Usut Dugaan Pelanggaran Perizinan Tambang di Pulau Gebe
HIPMA Halsel Jakarta Pasang Ultimatum! Dugaan Pencemaran lingkungan oleh PT GMM diNilai Ancam Kesehatan Warga
Formapas Malut Resmi Laporkan 11 Dugaan Korupsi di Pulau Taliabu ke Kejaksaan Agung RI
FORMATIK Ultimatum Menteri PU: Evaluasi atau Copot Kepala BWS Malut M. Saleh Talib

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:18 WIB

Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:50 WIB

Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan

Senin, 29 Juni 2026 - 21:38 WIB

FORMAHSEL Jakarta Siap Kepung Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Halsel

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:58 WIB

FORMAPAS MALUT Gelar Aksi di PT Mineral Trobos, Desak APH Usut Dugaan Pelanggaran Perizinan Tambang di Pulau Gebe

Berita Terbaru