Target Menang Pilkada Serentak, PKB Usul Koalisi Linear di 6 Daerah

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasri Usman./jmg

Jasri Usman./jmg

TERNATE, – Ketua DPW PKB Maluku Utara (Malut), Jasri Usman, punya ramuan menghadapi Pilkada serentak 2024. Selaku pimpinan partai, ia mulai menjejaki satu per satu pimpinan Partai Politik untuk berkoalisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Malut, Bupati, hingga Wali Kota yang digelar pada November 2014 mendatang. Partai NasDem, masuk dalam penjajakan koalisi tersebut.

Jasri mengatakan, PKB Malut saat ini punya peluang di Provinsi karena sebelumnya hanya memiliki satu kursi DPRD, namun hasil Pileg lalu bertambah menjadi tiga kursi.  Empat kursi ini menjadikan kans PKB Malut untuk mengusung kandidat tertentu.

“ Perolehan empat kursi itu belum separuhnya, karena dari 20 persen berarti harus 9 kursi yang menjadi syarat sesuai ketentuan. Jadi butuh koalisi dengan partai lain yang sepemahaman dan seperjuangan untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur Malut,”  katanya kepada wartawan, Senin (22/4).

PKB saat ini sudah membuka proses penjaringan bakal calon, bahkan beberapa kandidat telah mendaftar.  Secara internal partai, PKB sejuah ini belum menentukan siapa figurnya karena melihat perolehan kursi DPRD. Kendati, Jasri mulai melakukan penjajakan dengan partai politik lain untuk berkoalisi terutama di Pilgub.

Menurut dia,  upaya koalisi ini dapat terbentuk dari Provinsi hingga ke Kabupaten/Kota, karena Pilkada 2024 digelar secara serentak. Tentunya, koalsi tersebut secara otomatis mempermudah kerja-kerja Politik guna meraih kemenangan dari Gubernur sampai di 10 Kabupaten/Kota.

“ Ini kita ingin bicarakan dengan pimpinan partai politik lain, tidak bisa dengan kandidat. Namun ada kandidat yang punya partai dan tidak punya partai. Ini semua bertujuan untuk mempermudah serta mengorganisir kemenangan secara baik,” ujarnya.

Bagi Jasri,  koalisi itu tergantung kesamaan atau persepsi  untuk membangun Maluku Utara. Untuk itu, ia menargetkan  dari 10 Kabupaten/kota menimal didapatkan koalisi  di 6 Kabupaten/Kota sehingga tidak kesulitan mengorganisir kemenangan saat berkampanye.

Jasri mengaku, penjajakan koalisi  tersebut demi kepentingan Pilgub, Bupati, dan Wali Kota,  sudah dibicarakan dengan salah satu partai Politik yakni Partai NasDem.

Ia menambahkan bukan hanya NasDem termasuk beberapa pimpinan partai  sudah dikoordinasikan separti Partai Hanura.

“Beberapa waktu lalu sempat dibicarakan dengan partai Hanura, namun saya hargai partai Hanura karena sudah berkoalisi dengan PKS,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Gerindra Mulai Panaskan Mesin Politik di Halsel, Sahril Thahir Instruksikan PAC dan Ranting Segera Rampung
Generasi Digital dan Masa Depan Demokrasi, Diskusi Panel FISIP UMMU Jadi Magnet Anak Muda
Muscab PKB Halsel, Muslim Hi Rakib Tekankan Soliditas dan Arah Strategi Politik Daerah
Demokrasi Partisipatif Jadi Fokus Konsolidasi BAWASLU Malut dan UNIERA
Yoner Muneri: Dari Forum Nasional, Suara Halmahera Selatan Harus Didengar
Krisis Moral PDIP: Kasus Masdar Mansur dan Borok Internal yang Terkuak
PDI Perjuangan di Persimpangan: Rakyat atau Kader
Ketua PKS Halsel Mengaku Tidak Tahu Dua Anggota Fraksinya Pernah Terseret Temuan BPK

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:40 WIB

Gerindra Mulai Panaskan Mesin Politik di Halsel, Sahril Thahir Instruksikan PAC dan Ranting Segera Rampung

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:14 WIB

Generasi Digital dan Masa Depan Demokrasi, Diskusi Panel FISIP UMMU Jadi Magnet Anak Muda

Minggu, 19 April 2026 - 17:57 WIB

Muscab PKB Halsel, Muslim Hi Rakib Tekankan Soliditas dan Arah Strategi Politik Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:43 WIB

Demokrasi Partisipatif Jadi Fokus Konsolidasi BAWASLU Malut dan UNIERA

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:31 WIB

Yoner Muneri: Dari Forum Nasional, Suara Halmahera Selatan Harus Didengar

Berita Terbaru