Makasar – Dari Halmahera Selatan untuk Indonesia. Itulah semangat yang dibawa Yoner Muneri, Anggota DPRD Daerah Pemilihan Dapil (V) Halmahera Selatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Hotel Claro, Makassar, Kamis (29/01/2026).
Kehadiran Yoner Muneri dalam forum strategis nasional tersebut menjadi representasi langsung suara masyarakat Halmahera Selatan di tingkat pusat. Rakernas PSI dihadiri oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, bersama jajaran pimpinan dan pengurus pusat, serta tokoh-tokoh nasional PSI seperti Ahmad Ali, Raja Juli Antoni, Grace Natalie, dan Isyana Bagoes Oka.
Bagi Yoner Muneri, Rakernas bukan sekadar agenda internal partai, melainkan ruang penting untuk menyatukan gagasan dan memastikan arah perjuangan politik PSI tetap berpijak pada kebutuhan nyata rakyat di daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Halmahera Selatan.
“Rakernas ini adalah momentum menyatukan visi. Kader di daerah membawa suara rakyat, dan suara itu harus menjadi dasar kebijakan politik di tingkat nasional,” ujar Yoner Muneri.
Ia menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat daerah—mulai dari pelayanan publik, keadilan pembangunan, lapangan kerja, hingga pengelolaan sumber daya alam—harus menjadi perhatian serius dalam agenda politik nasional.
Menurutnya, kekuatan PSI terletak pada keberanian menghadirkan politik terbuka, bersih, dan berbasis kerja nyata, bukan sekadar slogan atau retorika. Di sinilah peran kader daerah menjadi sangat penting sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan realitas kehidupan masyarakat.
“Politik tidak boleh berjarak dengan rakyat. Politik harus hadir, bekerja nyata, dan dirasakan sampai ke desa-desa dan wilayah kepulauan,” tegasnya.
Rakernas PSI tahun ini mengusung semangat “Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia”, yang dinilai Yoner Muneri sejalan dengan harapan masyarakat Halmahera Selatan akan pemerintahan yang transparan, adil, dan berpihak pada rakyat kecil.
Dengan mengikuti Rakernas PSI, Yoner Muneri berharap hasil-hasil strategis yang dirumuskan dapat memperkuat langkah perjuangan PSI di Halmahera Selatan, sekaligus mempertegas komitmen kader daerah dalam membangun politik yang jujur, inklusif, dan berorientasi pada solusi nyata bagi rakyat.”
(red)

















