Ketua PKS Halsel Mengaku Tidak Tahu Dua Anggota Fraksinya Pernah Terseret Temuan BPK

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Husni Salim, Ketua Partai PKS Halsel (Dok/Istimewa)

Foto: Husni Salim, Ketua Partai PKS Halsel (Dok/Istimewa)

HALSEL – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Halmahera Selatan, Husni Salim S.Ag,M Pd., mengaku tidak mengetahui bahwa dua anggota aktif DPRD dari fraksinya, Munawir Bahar dan Humain Kiet, pernah terseret dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan kegiatan reses fiktif.

“Saya tidak tau soal itu, kan saya di ternate” Ungkapnya saat ditemui media di aula bupati Halsel senin, 11/08/25.

Temuan tersebut termuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023. Dalam dokumen resmi BPK, disebutkan adanya dugaan penyimpangan yang merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp886 juta.

Penyimpangan itu melibatkan 13 anggota DPRD Halsel, dengan modus kegiatan reses yang tidak dilaksanakan (fiktif), laporan pertanggungjawaban yang tidak valid, hingga ketidaksesuaian jumlah peserta yang dilaporkan.

Meski nama Munawir Bahar dan Humain Kiet tercantum dalam LHP BPK, hingga kini belum ada sanksi atau tindakan tegas dari DPRD Halsel maupun Badan Kehormatan (BK). Kondisi ini menuai sorotan publik.

“Ini catatan serius soal integritas wakil rakyat. Kalau sudah pernah terseret temuan BPK dan tetap aktif seolah tak ada masalah, lalu bagaimana publik bisa percaya pada lembaga legislatif ini?” tegas Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halsel, Armain Rusli, Jumat (1/8/2025).

Sekretaris DPRD Halsel, saat dikonfirmasi, mengatakan sebagian temuan telah ditindaklanjuti. “Sudah ada pengembalian, coba dicek saja di Inspektorat,” ujarnya singkat.

Sementara itu, desakan agar kasus ini diusut tuntas dan transparan terus menguat. Pengamat anggaran serta aktivis sipil menilai peristiwa ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran reses, agar praktik serupa tidak terulang.(red)

Berita Terkait

Gerindra Mulai Panaskan Mesin Politik di Halsel, Sahril Thahir Instruksikan PAC dan Ranting Segera Rampung
Generasi Digital dan Masa Depan Demokrasi, Diskusi Panel FISIP UMMU Jadi Magnet Anak Muda
Muscab PKB Halsel, Muslim Hi Rakib Tekankan Soliditas dan Arah Strategi Politik Daerah
Demokrasi Partisipatif Jadi Fokus Konsolidasi BAWASLU Malut dan UNIERA
Yoner Muneri: Dari Forum Nasional, Suara Halmahera Selatan Harus Didengar
Krisis Moral PDIP: Kasus Masdar Mansur dan Borok Internal yang Terkuak
PDI Perjuangan di Persimpangan: Rakyat atau Kader
Fraksi PKB Kota Ternate Gelar Bukber dan Pembagian 100 Paket Sembako

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:40 WIB

Gerindra Mulai Panaskan Mesin Politik di Halsel, Sahril Thahir Instruksikan PAC dan Ranting Segera Rampung

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:14 WIB

Generasi Digital dan Masa Depan Demokrasi, Diskusi Panel FISIP UMMU Jadi Magnet Anak Muda

Minggu, 19 April 2026 - 17:57 WIB

Muscab PKB Halsel, Muslim Hi Rakib Tekankan Soliditas dan Arah Strategi Politik Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:43 WIB

Demokrasi Partisipatif Jadi Fokus Konsolidasi BAWASLU Malut dan UNIERA

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:31 WIB

Yoner Muneri: Dari Forum Nasional, Suara Halmahera Selatan Harus Didengar

Berita Terbaru