GP Ansor Ternate Santuni Korban Luka Bakar di RSUD

Sabtu, 3 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PC GP Ansor Ternate didampingi beberapa pengurus saat menyambangi korban Anin Irwana (58)./iLo

Ketua PC GP Ansor Ternate didampingi beberapa pengurus saat menyambangi korban Anin Irwana (58)./iLo

TERNATE, – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Kota Ternate menjenguk dan memberikan donasi kepada penjual pentolan dan mie ayam yang mengalami luka bakar akibat kompor gerobaknya meledak, Sabtu (3/6/2023).

Ketua GP Ansor Kota Ternate, Syarif Abdullah mengatakan, penjual pentolan dan mie ayam itu diketahui bernama Anin Irwana (58) berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

“Ia datang jauh-jauh ke Ternate demi menghidupi keluarganya. Tetapi ia justru mendapat musibah di Ternate,” katanya kepada Jarum Media Grup.

Menurutnya, dalam ajaran Islam seseorang diharuskan untuk menjaga hubungan dengan manusia dan kepada Allah.

Pemberian santunan kepada keluarga korban.

“Hablum minannas dan hablum minallah mempunyai tujuan yang vertikal, yaitu mendapatkan ridho Allah SWT. Allah tidak akan memuliakan orang yang hanya berhubungan dengan Allah saja namun dengan sesama manusianya dia tidak mempunyai hubungan yang baik. Jadi pada prinsipnya kedua hal tersebut harus berimbang dalam proses aktualisasinya,” terangnya.

Sesama manusia sambungnya, tentu saling membantu berupa donasi atau bantuan dalam bentuk lainnya, agar meringankan beban keluarga korban.

“Harapan kami, teman-teman lain juga kalau ada sebagian rezeki tolong didonasiakan untuk saudara kita yang sedang susah,” pungkasnya.

Diketahui, kehadiran Ketua PC GP Ansor Kota Ternate di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate didampingi oleh beberapa pengurus harian dan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Ternate Tengah. (Red/tim)*

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas
DLH Halsel Tegaskan Tak Pernah Legalkan Pengambilan Topsoil, Siap Proses Oknum Jika Terbukti Terlibat
Oknum ASN KPH Diduga Jadi Aktor Utama di Balik Jual Beli 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:23 WIB

ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:48 WIB

Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terbaru