Halmahera Barat – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Halmahera Barat (Halbar) melontarkan kritik keras terhadap buruknya pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Halbar.
Sekretaris caretaker DPC GMNI Halbar, Maikel Flory, menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan saat ini dinilai sangat minim dan jauh dari harapan masyarakat.
“Dalam beberapa waktu terakhir, kami menerima banyak keluhan dari masyarakat. Pelayanan Disdukcapil sangat lambat, tidak maksimal, dan cenderung mempersulit,” tegas Maikel.
Ia menilai, persoalan ini bukanlah hal baru, melainkan masalah lama yang terus berulang tanpa ada perbaikan signifikan dari pihak dinas terkait.
“Ini bukan keluhan baru. Sudah lama masyarakat mengeluh, tetapi tidak pernah ada perubahan. Ini menunjukkan lemahnya kinerja pimpinan dinas,” lanjutnya.
GMNI Halbar pun secara tegas mendesak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Barat untuk segera mengambil langkah konkret dengan mencopot Kepala Disdukcapil yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya.
“Kami mendesak Bupati dan Wakil Bupati agar segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Disdukcapil. Jangan biarkan pejabat yang tidak mampu melayani rakyat tetap bertahan dalam struktur pemerintahan,” ujar Maikel dengan nada tegas.
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan. Kinerja buruk di sektor ini, kata dia, berdampak langsung pada hak-hak sipil warga.
GMNI Halbar juga memperingatkan, jika tidak ada langkah tegas dari pemerintah daerah, maka mereka siap menggelar aksi sebagai bentuk protes atas buruknya pelayanan publik tersebut.
“Kalau tidak ada respon, kami siap turun ke jalan. Ini soal hak masyarakat yang tidak boleh dipermainkan,” tutupnya.
(RL/red)















