Laka Tunggal Libatkan Mobil Dinas Pertamina di Wayamiga, Polisi Selidiki Dugaan Penyebab

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA — Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan (Halsel), Polda Maluku Utara, tengah menyelidiki penyebab kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal yang terjadi di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kamis (29/1/2026) dini hari.

Insiden tersebut melibatkan satu unit mobil dinas Pertamina jenis Toyota Hilux warna hitam bernomor polisi DB 9730 SAN. Kendaraan itu diketahui dikemudikan oleh Martho Swarday, yang disebut sebagai manajer Fuel Terminal Pertamina Babang, bersama seorang perempuan berinisial S.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil bergerak dari arah Desa Babang menuju Kota Labuha sekitar pukul 03.00 WIT. Saat melintas di Desa Wayamiga, kendaraan diduga keluar jalur ke kanan hingga menabrak bangunan kios beton dan tiga sepeda motor yang terparkir di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pengemudi dan penumpangnya mengalami luka ringan dan sempat dilarikan ke RSUD Labuha untuk mendapat perawatan.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan, termasuk dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh minuman keras.

“Untuk dugaan pengendara dalam kondisi mabuk masih kami telusuri,” ujar Hendra, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan, terkait kerugian material, telah ada kesepakatan antara pihak pengemudi dan pemilik bangunan serta kendaraan yang rusak.

“Sudah ada kesepakatan ganti rugi. Pelaku siap mengganti kerusakan kios dan tiga sepeda motor,” jelasnya.

Menurut Kapolres, peristiwa itu sebenarnya terjadi pada Kamis pekan lalu, namun laporan baru diterima polisi beberapa hari setelahnya. Olah tempat kejadian perkara (TKP) pun dilakukan pada Senin (2/2/2026).

“Kejadiannya pekan lalu, tetapi kami baru menerima informasi, sehingga olah TKP dilakukan Senin,” katanya.

Sementara itu, upaya wartawan untuk mengonfirmasi langsung kepada Martho Swarday belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan belum memberikan keterangan hingga berita ini diturunkan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam rawan dini hari, demi menghindari risiko kecelakaan.

(red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru