Pemda Halsel Hadir di Tengah Banjir Desa Yaba, Bantuan Logistik Disalurkan ke Warga

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,– Plt, Sekertaris Daerah, Dr. Abdillah Kamarullah, bersama sejumlah stakeholder terkait melakukan pemantauan langsung ke daerah terdampak banjir di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan Kamis (22/1/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan di sejumlah rumah, khususnya Desa Yaba, yang menjadi wilayah dengan dampak banjir paling parah.

Bantuan logistik yang di salurkan oleh pemerintah daerah untuk 34 KK terdampak banjir sebanyak berupa 86 total paket sembako seperti, Mie instan, Gula, Beras, kopi, susu Dancow 900 gram, Ikan sarden, Biskuit dan makan siap saji, serta terpal dan karpet dan selimut.

Dalam kunjungan tersebut, Plt. Sekda juga menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Desa Yaba sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah.

Abdillah Kamarullah menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah hadir menyalurkan bantuan logistik untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat yang terdampak.

“Kemudian untuk warga yang terdampak akan kita tindak lanjuti sesuai pendataan. Saat ini kami masih belum mengetahui secara pasti besaran kerugian yang dialami masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca, mengingat situasi saat ini masih berada pada cuaca ekstrem.

“Karena kita masih berada pada kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, kami imbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,”

(red)

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru