Halsel — PT Megah Surya Pertiwi menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kerja yang menimpa salah satu karyawannya, Wilton Guliver Robodoe, yang terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026, di area operasional perusahaan.
Dalam keterangan resminya, manajemen menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat almarhum tengah menjalankan tugas perawatan alat di area kerja. Rekan kerja bersama tim reaksi cepat perusahaan segera melakukan tindakan pertolongan pertama dan membawa yang bersangkutan ke klinik untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Namun demikian, berdasarkan keterangan tim medis, almarhum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIT.
Perusahaan menyatakan sangat menyesalkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum serta seluruh rekan kerja yang ditinggalkan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan telah mengantarkan jenazah ke rumah duka serta melaporkan peristiwa ini kepada pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini, PT Megah Surya Pertiwi tengah melakukan proses investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab insiden.
Manajemen menegaskan bahwa hasil investigasi tersebut akan dijadikan dasar untuk memperkuat prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh area operasi, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bertanggung jawab.
Selain itu, perusahaan juga telah berkoordinasi langsung dengan pihak keluarga almarhum untuk memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan logistik, pendampingan psikososial, serta pemenuhan hak-hak karyawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PT Megah Surya Pertiwi menyampaikan terima kasih atas perhatian seluruh pihak serta berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja di lingkungan operasional perusahaan.”
(red)
















