Jalan Rusak dan Gelap, Ancaman Nyata bagi Warga Tiga Desa Bacan Selatan

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: kondisi Ruas jalan Panamboang diMalam hari.|foto jarumSatu.com

Ket: kondisi Ruas jalan Panamboang diMalam hari.|foto jarumSatu.com

Halsel — Kondisi jalan umum yang menghubungkan Desa Panamboang, Sawadai, dan Kubung di Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kian memprihatinkan.

Selain mengalami kerusakan parah, ruas jalan tersebut juga minim penerangan karena tidak dilengkapi lampu jalan, sehingga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga, khususnya pada malam hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan permukaan jalan dipenuhi retakan memanjang, lubang, serta aspal yang terkelupas. Pada malam hari, kondisi semakin berbahaya karena jalan nyaris gelap total dan hanya mengandalkan cahaya lampu kendaraan yang melintas. Kondisi ini menyulitkan pengendara untuk mengantisipasi kerusakan jalan di depan mereka.

Sejumlah warga mengaku resah. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan sosial dan kesehatan. Tanpa penerangan jalan umum (PJU), risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan perbaikan jalan, tetapi juga segera menyediakan dan mengaktifkan lampu penerangan jalan sebagai fasilitas dasar keselamatan publik. Menurut warga, jalan rusak yang dibiarkan tanpa penerangan mencerminkan masih lemahnya perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat desa.

Kondisi jalan rusak yang diperparah dengan absennya lampu jalan ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait agar tidak terus menimbulkan keresahan dan potensi korban.

Warga meminta langkah konkret dan cepat sebelum kondisi tersebut berubah menjadi tragedi yang sebenarnya dapat dicegah.

(red)

Berita Terkait

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terbaru