Halsel — Perbedaan sikap terkait rencana operasional PT Budhi Jaya Mineral (PT BJM) mencuat di tengah masyarakat Desa Air Mangga Indah kec Obi. Persoalan ini berpusat pada proses serta sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dinilai belum dipahami secara menyeluruh oleh warga, sehingga memunculkan dinamika sosial di tingkat desa.
Seorang sumber terpercaya berinisial HB menyampaikan bahwa sebagian masyarakat tidak mengetahui secara jelas tahapan sebelum maupun sesudah pengumuman AMDAL. Menurutnya, keterbatasan informasi tersebut menimbulkan kekhawatiran, karena menyangkut hak masyarakat atas ruang hidup dan lingkungan mereka.
“Kami sebagai masyarakat tidak merasa dilibatkan secara terbuka. Rapat AMDAL berlangsung, tetapi hasilnya tidak pernah dijelaskan secara menyeluruh kepada warga. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya,” ujar Hendrik
Selain persoalan sosialisasi, HB juga mengungkapkan adanya pertanyaan masyarakat terkait jenis kegiatan pertambangan yang akan dijalankan. Informasi yang diterima warga menyebutkan aktivitas penambangan batu gamping. Namun, di wilayah yang sama diketahui memiliki potensi sumber daya mineral lain, sehingga masyarakat mempertanyakan apakah seluruh potensi tersebut telah tercakup dalam kajian AMDAL.
“Kalau dalam satu wilayah terdapat potensi mineral lain, masyarakat ingin tahu bagaimana pengaturannya. Jangan sampai yang dikaji hanya satu jenis, sementara dampak dari aktivitas lain tidak dijelaskan,” kata Hendrik dan warga lainnya
Perbedaan pandangan tersebut memunculkan respons beragam di tengah masyarakat. Sebagian warga berharap investasi dapat membuka peluang ekonomi, sementara sebagian lainnya menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap dampak lingkungan dan sosial dalam jangka panjang.
Menurut masyarakat, dampak aktivitas pertambangan tidak selalu dirasakan secara langsung, melainkan bisa muncul 20 hingga 30 tahun ke depan. Oleh karena itu, keterbukaan informasi dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah konflik sosial serta menjaga kepercayaan publik.
Masyarakat Desa Air Mangga Indah berharap pemerintah desa dapat berperan aktif membuka ruang dialog dan menyampaikan informasi secara transparan kepada warga, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pihak perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Air Mangga Indah maupun PT Budhi Jaya Mineral belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah pertanyaan yang disampaikan masyarakat. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak demi pemberitaan yang berimbang.”
(red)















