Pemadaman Tanpa Pemberitahuan, Warga Wasile Utara Soroti Pelayanan PLN Lolobata

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM — Pelayanan listrik oleh PLN Lolobata kembali menjadi sorotan masyarakat Kecamatan Wasile Utara. Dalam beberapa hari terakhir, pemadaman listrik terjadi berulang kali tanpa adanya pemberitahuan resmi dari pihak PLN, sehingga memicu keresahan warga.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh salah satu tokoh pemuda Wasile Utara, Felix Robo, S.Pd, kepada awak media Jarum Satu. Ia menilai pemadaman yang dilakukan tanpa informasi yang jelas sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen.

“Paling tidak ada informasi resmi jika memang terjadi gangguan teknis. Tapi ini tidak ada pemberitahuan sama sekali,” ujar Felix saat diwawancarai.

Felix menegaskan, masyarakat Wasile Utara, khususnya warga Desa Labi-Labi dan Dowongi Jaya, merasa tidak puas atas pelayanan yang diberikan oleh PLN Lolobata. Menurutnya, pemadaman listrik yang tidak beraturan telah mengganggu berbagai aktivitas warga.

Kekecewaan serupa juga terlihat dari sejumlah unggahan masyarakat di media sosial, khususnya Facebook, yang menyoroti pemadaman listrik yang dinilai meresahkan dan tanpa kejelasan.

Selain menghambat aktivitas sehari-hari dan penggunaan teknologi informasi, pemadaman listrik tersebut juga dikhawatirkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan elektronik milik warga.

Lebih lanjut, Felix mengungkapkan bahwa kondisi ini turut berdampak pada sektor pendidikan. Beberapa guru di wilayah Wasile Utara yang sedang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengaku resah karena seluruh proses dilakukan secara daring.

“Jika listrik padam tanpa kepastian, ini berpotensi menghambat mereka mengikuti prosedur hingga ujian secara tepat waktu,” jelasnya.

Masyarakat berharap agar PLN Lolobata dapat meningkatkan kinerja serta menyampaikan informasi secara terbuka apabila terjadi gangguan teknis, sehingga warga dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak PLN Lolobata untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.”

(Nw/red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru