Komisi III DPRD Halsel Pastikan Progres Masjid Raya Alkhairaat, Target Digunakan Idul Fitri 2026

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel — Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melakukan peninjauan langsung terhadap lanjutan pembangunan Masjid Raya Halsel atau Masjid Agung Alkhairaat Labuha yang berlokasi di Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Rabu (7/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres fisik proyek berjalan sesuai perencanaan serta menjamin kualitas bangunan sebelum difungsikan sebagai pusat ibadah umat Muslim di Halsel.

Ketua Komisi III DPRD Halsel, Safri Talib, menegaskan bahwa Masjid Agung Alkhairaat bukan sekadar fasilitas ibadah, melainkan juga ikon daerah yang memiliki nilai historis dan simbolik bagi masyarakat.

“Masjid ini adalah kebanggaan daerah. Karena itu, setiap pekerjaan harus diselesaikan sesuai spesifikasi teknis agar kualitas bangunan benar-benar terjamin sebelum digunakan masyarakat,” ujar Safri di sela-sela peninjauan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Halsel, Ikbal Hi. Mustafa, menjelaskan bahwa progres fisik pembangunan masjid saat ini telah mencapai sekitar 90 persen, meskipun masa kontrak pekerjaan berakhir pada 31 Desember 2025.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan adendum kontrak atau penambahan waktu pekerjaan dengan dasar hukum Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, beserta perubahannya melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021 dan Perpres Nomor 46 Tahun 2025.

“Ada sedikit keterlambatan, terutama pada pekerjaan konstruksi menara masjid. Proses pengerjaan di ketinggian serta pengecoran tiang menara membutuhkan waktu dan kehati-hatian ekstra,” jelas Ikbal.

Meski demikian, Ikbal memastikan bahwa Masjid Agung Alkhairaat Labuha ditargetkan sudah dapat digunakan pada Salat Idul Fitri 2026. Pihaknya terus mendorong rekanan pelaksana untuk menuntaskan sisa pekerjaan sesuai target yang ditetapkan.

“Target kami jelas, masjid sudah bisa difungsikan untuk Salat Idul Fitri tahun ini. Rekanan terus kami dorong agar sisa pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, lanjutan pembangunan Masjid Raya Halsel dikerjakan oleh PT Sumber Daya Uli Siwa dengan anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 18.290.941.692,53.”

(red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru