Tali Satu Warnai Open House Wabup Halsel Bersama Jemaat GPM Maranatha Sayoang

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Open House di kediaman Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin, yang digelar di Desa Papaloang, Minggu (04/01/2026). Kegiatan ini dihadiri Jemaat GPM Maranatha Sayoang dalam rangka Momentum Kolele Tahun Baru, sebuah tradisi yang telah dijaga dan dilaksanakan setiap tahun sekali.

Open house tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan jemaat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan lintas usia—dari orang tua hingga anak-anak—yang larut dalam suasana kekeluargaan.

Salah satu simbol kuat dalam kegiatan ini adalah Tradisi Tali Satu, yang dimaknai sebagai ikatan persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan dalam menyongsong tahun yang baru.

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muksin, menyampaikan bahwa tradisi Kolele dan Tali Satu merupakan nilai budaya dan iman yang perlu terus dirawat.

“Open house ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat persaudaraan. Tradisi Tali Satu mengajarkan kita bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan untuk saling menopang. Pemerintah daerah sangat mengapresiasi jemaat GPM Maranatha Sayoang yang konsisten menjaga tradisi ini setiap tahun,” ujar Helmi.

Ia juga berharap nilai-nilai kebersamaan dalam Kolele Tahun Baru dapat terus menjadi semangat dalam membangun Halmahera Selatan yang rukun dan harmonis.

Sementara itu, Ketua Jemaat GPM Maranatha Sayoang, Pdt, Arth Hitiyahubessy menyampaikan terima kasih atas sambutan dan keterbukaan Wakil Bupati beserta keluarga.

Kolele Tahun Baru dan Tradisi Tali Satu adalah wujud syukur jemaat sekaligus simbol bahwa kami berjalan bersama—dalam iman, budaya, dan kehidupan sosial. Kehadiran Wakil Bupati dan keluarga memberi makna tersendiri bagi jemaat, bahwa gereja dan pemerintah berjalan seiring dalam semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, serta sesi foto bersama yang menegaskan semangat persaudaraan dan sukacita Tahun Baru. Open house ini kembali menjadi bukti bahwa tradisi lokal, iman, dan kepemimpinan dapat bertemu dalam suasana yang sederhana namun penuh makna.” (red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru