Kepsek SMPN 44 Satap Halsel Mangkir Empat Bulan, Sekolah Tanpa Kendali.!

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha – Dunia pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan kembali tercoreng. Kepala Sekolah SMP Negeri 44 Satu Atap (Satap) Halmahera Selatan, Ruslan Abdurahman, S.Ag, diduga mangkir dari tugas sejak April 2025 hingga kini memasuki Agustus 2025.

Kondisi ini membuat aktivitas pendidikan di sekolah yang berlokasi di Desa Sekely, Kecamatan Gane Barat Selatan tersebut berjalan tanpa kendali. Ironisnya, ketidakhadiran kepala sekolah terjadi di saat siswa sedang menghadapi jadwal asesmen.

Sejumlah wali murid mengaku kecewa atas sikap abai kepsek. “Bagaimana pendidikan bisa berjalan normal kalau kepala sekolah sendiri tidak ada di tempat tugas? Apalagi saat ini siswa butuh arahan menghadapi asesmen. Ini jelas bentuk pengabaian tanggung jawab,” ujar salah satu wali murid dengan nada kesal.

Bahkan, sejak bulan lalu, hasil ujian siswa yang dibawa langsung oleh kepsek juga belum pernah dikembalikan ke sekolah. Hal ini semakin memperburuk kondisi administrasi dan menambah keresahan para orang tua siswa.

Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Halmahera Selatan segera turun tangan mengevaluasi sekaligus mengambil langkah tegas. “Kalau memang tidak mampu jalankan tugas, lebih baik mundur daripada mengorbankan hak belajar siswa,” tegas seorang warga.

Ketidakhadiran kepala sekolah selama berbulan-bulan dinilai mencoreng wajah pendidikan di Halsel. Publik menilai, seorang pemimpin pendidikan seharusnya menjadi teladan, bukan justru meninggalkan kewajiban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMPN 44 Satap Halsel, Ruslan Abdurahman, S.Ag, masih dalam upaya konfirmasi.( Red)

Berita Terkait

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kepsek SDN 241 Kuo Bala-bala Bungkam, Pengelolaan Dana BOS Kian Disorot
Dugaan Penghambatan PPG Menguat, Kepsek SDN 79 Halsel Alfred Dagalego Diduga Persulit Guru Frengky Lukumani
Dugaan Korupsi Beasiswa STAI Labuha Naik Penyidikan, Kejari Halsel Bidik Aktor Utama di Baliknya
Kado Indah HUT ke-23 Halmahera Selatan, Program “SARUMA CERDAS” Jadi Solusi Atasi Anak Tidak Sekolah
Wisuda PAUD KB Anak Hebat Mandiri PT GMM Berlangsung Meriah, Penuh Tawa dan Haru
Generasi Digital dan Masa Depan Demokrasi, Diskusi Panel FISIP UMMU Jadi Magnet Anak Muda
Kehadiran PT Dewa Agricoco Indonesia Dinilai Bantu Dongkrak Ekonomi dan Pendidikan di Halmahera Barat

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

Kepsek SDN 241 Kuo Bala-bala Bungkam, Pengelolaan Dana BOS Kian Disorot

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dugaan Penghambatan PPG Menguat, Kepsek SDN 79 Halsel Alfred Dagalego Diduga Persulit Guru Frengky Lukumani

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:01 WIB

Dugaan Korupsi Beasiswa STAI Labuha Naik Penyidikan, Kejari Halsel Bidik Aktor Utama di Baliknya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:54 WIB

Kado Indah HUT ke-23 Halmahera Selatan, Program “SARUMA CERDAS” Jadi Solusi Atasi Anak Tidak Sekolah

Berita Terbaru