LABUHA – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Pemkab Halsel, diduga melindungi aktivita Caffe Fortune milik Hendrik The alias Ko Hin di Desa Tomori Kecamatan Bacan.
Dugaan melindungi aktifitas Caffe Fortune ini, bisa dilihat ketika razia malam yang dilakukan oleh anggota Kepolisian dan anggota Satpol PP pada malam hari.
Anggota Satpol PP dan anggota Polres Halsel terpantau lebih intens melakukan razia di Caffe Bungalow, Caffe Hoox dan Caffe Modiv, sementara di Caffe Fortune, sangat jarang bahkan tidak terlihat, sehingga terkesan ada pilih kasih atau bisa dibilang aktivitas Caffe Fortune di lindungi oleh Pemda Halsel dan Poleres Halsel.
“Kalau ada perda tentang larangan Minuman Keras, maka bukan hanya Caffe Bungalow, Hoox dan Modiv yang memasok Minuman Keras, tapi Caffe Fortune juga melakukan hal yang sama tapi tidak pernah dilakukan razia oleh Polres dan Satpol PP,” ungkap Sekertaris Wilayah Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku Utara, Sarjan Hud kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).
Sarjan menegaskan, jika Polres dan Pemda Halsel serius memberantas minuman keras, maka proses razian bukan hanya dilakukan di cafe cafe tertentu, tapi yang terjadi saat ini yang terlihat, Polres dan Satpol PP melindungi Caffe Fortune, tapi Caffe yang lain di razia setiap saat.
“Padahal sesuai informasi, Caffe Fortune bukan saja menyediakan minuman keras jenis cap tikus, tapi minuman berlebel juga disiapkan, tapi anehnya tidak pernah di razia dan di segel oleh Satpol dan Polres,” cetusnya.
Sarjan bahkan menantang pihak Kepolisian dan Satpol PP untuk merazia Caffe Fortune, tapi proses Razia juga harus benar benar sesuai prosedur, jangan lagi proses Razia mau dilakukan, tapi ada oknum yang sudah melaporkan kepada pemilik Caffe jika ada Razia, kemudian Caffe di sterilkan dari segala bentuk minuman.
“Kami meminta pak Bupati menelusuri kinerja Satpol PP, karena diduga telah masuk angin dalam melakukan razia tempat hiburan malam dan terkesan melindungi Caffe Fortune,” pungkasnya.(red)















