BACAN, JS – Pelaku penikaman yang terjadi di Desa Kusubibi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak kepolisian. Hingga saat ini, pelaku masih dalam pelarian, meski sudah lebih dari setahun sejak insiden tersebut terjadi.
Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Gian C. Jumario, membenarkan penetapan tersebut. Menurutnya, berkas perkara sudah lengkap, dan pihaknya tengah berupaya menangkap pelaku.
“Berkas sudah lengkap, dan kami masih memburu pelaku. Jika sudah ditemukan, kami akan segera melakukan penahanan,” ujar Gian kepada JS, Senin (20/01/2025).
Sebelumnya, Peristiwa penikaman terjadi pada 25 November 2023. Korban, Abadi Abdul, mengalami luka sobek di samping telinga akibat tikaman pisau yang dilakukan pelaku. Laporan kejadian ini disampaikan ke Polsek Bacan Barat pada 27 November 2023 dengan nomor laporan STPL/11/XI/2023/Polsek Bacan/Polres Halsel.
Kapolres Halsel sebelumnya, AKBP Aditia Kurniawan, menjelaskan bahwa kasus ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) nomor B/05/III/2024/Reskrim tertanggal 30 Maret 2024. Namun, hingga kini, pelaku belum tertangkap, meski sudah dilakukan upaya penangkapan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Botang Lomang.
“Pelaku masih dalam pencarian. Penyidik sudah tiga kali mengirimkan SP2HP kepada pihak korban untuk memberikan informasi perkembangan kasus,” kata Aditia pada Senin (24/6/2024).
Lambatnya penyelesaian kasus ini menuai kekecewaan dari keluarga korban. Dayat, ayah Abadi Abdul, menilai kepolisian tidak serius dalam menangani kasus ini. Ia berharap penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk memberikan keadilan bagi anaknya.
“Sudah setahun berlalu, tapi tidak ada hasil konkret. Saya kecewa dengan sikap cuek Polsek dan Polres Halsel terhadap kasus ini, apalagi sekarang sudah berganti Kapolres,” tegas Dayat saat diwawancarai JS, Senin (20/01/2025).
Keluarga korban mendesak Polres Halsel agar meningkatkan upaya penangkapan pelaku demi memberikan kepastian hukum dan keadilan.
“Kami masih berharap ada langkah nyata dari pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.
Keluarga korban berharap perhatian dari Kapolres Halsel yang baru agar kasus ini bisa segera diselesaikan. Mereka menilai penuntasan kasus ini bukan hanya soal keadilan bagi korban, tetapi juga menunjukkan integritas aparat dalam menegakkan hukum. (Red)















