Jasri – Muhlis Komitmen Hilangkan Budaya Kapitalisasi ASN, PPPK dan Kades

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasri Usman disambut kalungan bunga oleh pendukungnya./jmg

Jasri Usman disambut kalungan bunga oleh pendukungnya./jmg

HALSEL, – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan nomor urut 4, Jasri Usman dan Muhlis Djafaar menyatakan komitmen bakal menghilangkan budaya kapitalisasi ASN, PPPK, Kades dan Honorer di Bumi Saruma.

Hal ini ditegaskan calon Wakil Bupati, Muhlis Djafaar pada kampanye terbuka terbatas di zona satu, Rabu (9/10).

Menurutnya, Halmahera Selatan merupakan daerah otonom, untuk itu masyarakat termasuk ASN, Kades, PPPK maupun Honorer harus merdeka di setiap peserta demokrasi tanpa ada tekanan apapun.

Disebutkan Muhlis, jika pemimpin itu berdedikasi dan berbudi baik tentu ASN, para Kades, PPPK dan Honorer tetap mengikuti tanpa diintimidasi.

“Kedepan bila Jasri – Muhlis terpilih akan menata dengan baik tata kelola birokrasi di Kabupaten Halmahera Selatan,” ucap Muhlis Djafaar, mantan ketua DPRD Halsel periode 2019-2024.

Paslon Jasri – Muhlis bersama pendukung dan simpatisannya.

ASN lanjut dia, merupakan garda terdepan dan harus diberikan tunjangan kinerja (tukin) dengan baik tanpa terkecuali.

“Pemimpin harus adil terhadap semua bawahan, tidak baik bila tukin hanya diberikan ke beberapa OPD saja,” sebut Muhlis.

Dikesempatan itu pula, Calon Bupati Halsel Jasri Usman menegaskan komitmennya bersama Muhlis Djafaar akan menjadikan labuha sebagai kota Inklusif.

Kota inklusif, kata Jasri, merupakan kota yang masyarakatnya hidup berdampingan semua golongan tanpa intimidasi dan permusuhan.

“Kota Inklusif itu masyarakatnya hidup demokratis, masyarakatnya bukan hidup dibawa tekanan. Karena itu bila kami terpilih maka akan dihilangkan budaya intimidasi sehingga masyarakat betul-betul memiliki martabat dan merasakan yang namanya kesejahteraan,” ungkap Jasri. (Red)*

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru