LABUHA, JS – Menjelang Pilkada pada 27 November 2024, Bawaslu Halmahera Selatan (Halsel) bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mengambil langkah tegas untuk mencegah praktik politik uang. Pada Kamis (3/10/2024), Bawaslu Halsel, tim Gakkumdu, dan jajaran Panwascam dari 30 kecamatan melaksanakan aksi penyebaran stiker sosialisasi anti-money politik di wilayah Zero Point Kota Labuha.
Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar, bersama anggota Bawaslu Hijrah Kamuning, Kabag Ops Polres Halsel, dan perwakilan dari Kejari Halsel turut serta dalam aksi ini dengan menempelkan stiker di kendaraan yang melintasi wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang larangan politik uang jelang Pilkada.

“Kami mengutamakan pencegahan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak negatif politik uang,” kata Rais Kahar.
Ia menegaskan bahwa edukasi ini bertujuan untuk mencegah masyarakat terjebak dalam praktik politik praktis yang merusak integritas pemilu.
Rais menekankan bahwa Bawaslu dan Gakkumdu berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi guna memastikan Pilkada serentak 2024 berlangsung dengan jujur, adil, dan tanpa campur tangan politik uang. “Kami ingin Pilkada ini sukses sesuai dengan harapan kita bersama,” tegasnya. (Red)















