Bassam Buat Warga Fluk Obi Ngamuk, Kantor Desa dan Sekolah Diboikot

Jumat, 27 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga desa Fluk memalang kantor desa./jmg

Warga desa Fluk memalang kantor desa./jmg

Labuha – Warga Desa Fluk, Kecamatan Obi Selatan, kembali melakukan aksi protes dengan memboikot kantor Desa Fluk. Sebelumnya warga desa Fluk telah memboikot pelabuhan kapal dan SMP Negeri 20 Halsel.

Aksi boikot tersebut, lantaran kekecewaan warga desa Fluk atas penunjukan pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa oleh Bupati Hasan Ali Basam Kasuba yang dinilai sarat akan kepentingan Politik.

Asma Zakaria warga desa Fluk kepada media ini mengatakan, selama Pjs Bupati tidak menggantikan Pjs kades Fluk Anisa Muhammad, warga akan terus melakukan aksi protes.

“Pemalangan yang dilakukan warga karena ulah Bupati Bassam menunjuk Pjs kades seorang guru SD, apalagi suaminya adalah tim sukses Bassam dan warga menolak itu,” Kata Asma, Jumat 27 September 2024.

Parahnya lagi lanjut Asma, belum seminggu tiba di desa Fluk, Pjs Kades langsung merombak struktur perangkat Desa, para Kaur desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diberhentikan tanpa ada alasan yang jelas.

“Datang-datang langsung ganti perangkat desa, padahal pergantian perangkat desa itu diatur jelas pasal 5 Permendagri Nomor 67 tahun 2017,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika penunjukan Pjs Kades Fluk untuk memuluskan hajatan pemilihan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, masyarakat Desa Fluk menolak dengan melakukan aksi protes.

“Pjs Bupati harus ganti Pjs Kades Fluk, jika tidak masyarakat akan melakukan aksi protes yang lebih parah lagi,” tukasnya. (Red)*

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru