LABUHA, JS – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara Hasan Ali Bassam Kasuba ancam copot Kepala Desa yang konsumsi minuman keras (Miras) di Cafe.
Ketegasan itu rupahnya tak dihiraukan oleh salah satu oknum kepala desa di Kayoa. Walaupun baru pekan kemarin ditegaskan Bupati Halsel Bassam Kasuba namun foto salah satu oknum kepala desa bersama pemandu lagu (Ledies) di Cafe Bungalow 1 terlihat sedang mengkonsumsi minuman keras di Room.
Oknum Kades berinisial RS itu diketahui bersama satu Ledies berada di dalam Room VIP Cafe Bungalow 1 Desa Marabose Kecamatan Bacan Kota Labuha Halsel.
Foto itu viral itu pertama kali disebarkan oleh Mawar (bukan nama asli). Mawar merupakan ledies atau pemandu lagu di Bungalow 1 yang juga selingkuhan oknum Kades tersebut. Lantaran cemburu foto oknum kades dan Ledies sedang miras di room cafe disebarkan.
Masdar Mansur anggota DPRD terpilih Dapil lll Halsel menantang Bupati Bassam Kasuba untuk mencopot para oknum kades yang mabuk di cafe atau tempat hiburan malam.
“Saya tantang Bupati Bassam apakah berani copot kades yang suka mabuk di tempat hiburan malam,” ungkap Masdar kepada awak media Jum’at pekan kemarin.
Menurutnya, sosok Kades merupakan panutan di desa. Orang nomor satu didesa harusnya memberikan contoh bukan mabuk dan bersama wanita malam di cafe seperti preman dan orang yang tidak berpendidikan, inikan tidak bole dibiarkan.
“Kades ini sebagai panutan bagi masyarakat mereka didesa. Orang nomor satu di desa harus jadi contoh hal-hal baik bukan sebaliknya mabuk di cafe bersama ledies,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan itu, bahkan sebut Bupati Bassam jangan hanya gertak sambal, namun para kades ketika sudah kedapatan langsung dicopot. “Jangan gertak sambal nanti terkesan tidak konsisten dengan bahasa sendiri, jadi kalau sudah kedapatan langsung copot,” tantangnya.
Lebih jauh lagi, pihaknya mendesak Bupati Halsel segera bentuk tim kecil khusus untuk menginvestigasi soal oknum Kades asal Kayoa yang mabuk di Cafe bersama ledies tersebut. Permintaan ini agar ada efek jerah bagi Kades yang sering mabuk di Cafe.
“Bupati segera bentuk tim dan tindak oknum kades asal Kayoa yang mabuk di cafe bersama ledies tersebut, ini dilakukan agar ada efek jerah,” tutupnya.(red)















