LABUHA, JS – LSM sentral pemberdayaan masyarakat desa pesisir (SPMDP) desak Kepala Desa (Kades) copot jabatan sekertaris Desa Suma Tinggi. Desakan ini disampaikan adanya kasus dugaan penganiayaan bidan Desa oleh istri sekertaris desa tersebut.
Selain itu SPMDP juga mendesak Polres Halmahera Selatan untuk proses hukum istri sekdes yang berlaga preman.
“Kami meminta kepada Kades desa Suma Tinggi dan polres proses hukum istri sekdes desa suma tinggi karena di duga menganiyaya tenaga medis di desa. lanjut Asbur, sebagai pembelajaran harusnya bidan dan perawat desa di apresiasi dan di dukung dalam menjalankan tugas bukan menciptakan kondisi yang membuat para petugas kesehatan tidak nyaman apalagi menganyaya,” tegas ketua LSM SPMDP Halsel Asbur abu kepada Jarumsatu, Kamis (19/6/2024).
Dugaan penganiayaan ini menurut Asbur sangat disayangkan. Pasalnya bidan desa yang menjadi tulang punggung kesehatan bagi masyarakat di desa, namun tidak disuport dan diberlakukan secara tidak manusiawi.
Lanjut dia, sebagai pemerintah dess sudah sepatutnya memberikan contoh pelayanan yang baik tergadap masyarakat desa.
“Istri dari Sekdes harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakatnya bukan berlaga preman,”tandasnya.
Asbur bilang kepala Desa Suma Tingga harus mengambil langka atas kasus ini agar menjadi efek jerah terhadap warga masyarakat lainnya. (Red)















