PKS dan PKB Bicara Soal Koalisi Pilkada Halsel 2020 yang Berpotensi Terulang untuk Bassam Lanjutkan

Senin, 22 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Jarumsatu.com – Datangi DPC PKB Halmahera Selatan, Partai Keadilan Sejaterah (PKS) Daftarkan Bassam Kasuba maju bertarung di pilkada Halsel 2024.

Melalui sekertaris Iksan Kaliserang bersama tim rombongan pemenangan Bassam lanjutkan, menyambangi sekretariat DPD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk pengambilan sekaligus pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Bupati pada Pilkada Halsel 2024, Senin (22/04/2024).

Kedua partai yang perna berkoalisi ini, tentunya berpotensi kembali berkoalisi untuk jilid II tahun 2024, sebelumnya PKB dan PKS pada Pilkada Halsel 2020 berkoalisi dengan mengusung Alm. Hi. Usman Sidik (PKB) dan Hasan Ali Bassam Kasuba (PKS) yang dimenangkan oleh keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan.

Potensi koalisi jilid II ini disampaikan langsung oleh sekretaris PKS Halsel Iksan Kaliserang dan ketua Tim Penjaringan PKB, M Zulkifli Usman saat ditemui media di sekretariat PKB usai pendaftaran calon Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

“Kami PKS dan PKB sudah sebagai keluarga, hal ini memungkinkan kita untuk berkoalisi kembali di Pilkada Halsel tahun 2024 ini. Karena komunikasi antara PKS dan PKB tetap berjalan baik, “ ungkap Iksan.

Iksan kaliserang menegaskan jika komunikasi hubungan baik PKS dan PKB dibuktikan dengan pengambilan sekaligus pengembalian formulir pendaftaran bakal calon bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba diwaktu yang bersamaan.

“Selain pendaftaran Cabup, ini juga sebagai silaturahmi antara PKS dan PKB. Hubungan ini sudah terjalin sejak lama, terbukti dengan pendaftaran ini, jadi semoga kedepannya kita masih bisa bersama di Pilkada Halsel akhir 2024 mendatang, “ jelasnya.

Diwaktu dan tempat yang sama, ketua tim penjaringan PKB Halmahera Selatan M Zulkifli Usman menerangkan, jika koalisi partai politik di Pemilihan Kepala Daerah Halmahera Selatan tahun 2024, antara PKB dan PKS bisa saja ataupun berpotensi untuk mengulang kembali kerjasama di tahun 2020 lalu.

“Sebenarnya koalisi di Pilkada Halsel bisa saja terjadi pada semua partai, tetapi PKS dan PKB memang ada potensi untuk mengulang kembali, seperti pada Pilkada tahun 2020, “ kata Zulkifli

Lebih lanjut Zulkifli mengatakan. “Hal tersebut tidak bergantung untuk kepentingan politik partai semata, namun juga karena silaturahmi yang sudah lama terjalin. Bupati aktif Hasan Ali Bassam Kasuba, juga telah direncanakan untuk disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai, karena petahana ini juga mendaftar dikubuh PKB,”tandasnya. (Red)

Berita Terkait

PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel
Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi
Korban Jiwa di Anggai Jadi Alarm, GMKI Bacan Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel
Kasus Jual Beli IUP: Kabag Hukum dan Sekda Haltim Diduga Terindikasi dalam Kasus Jual Beli IUP di Halmahera Timur
Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!
PP Formapas Desak Menteri PU Copot Kepala BPJN Malut yang Diseret Isu Korupsi dan Polemik MBG
Kasus Kematian Almarhum Jeryan Koseng Jalan di Tempat, Korwil GMKI Malut Warning Polres Halsel
Tanggisan Keluarga Korban Pecah di Depan Polres Halbar, Desak Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Berencana di Bataka

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:01 WIB

PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:28 WIB

Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:48 WIB

Korban Jiwa di Anggai Jadi Alarm, GMKI Bacan Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:57 WIB

Kasus Jual Beli IUP: Kabag Hukum dan Sekda Haltim Diduga Terindikasi dalam Kasus Jual Beli IUP di Halmahera Timur

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:02 WIB

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Berita Terbaru