Dapat Kouta CPNS 3586 Orang, Bupati Bassam Harap Proses Tes Dimudahkan

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Jarumsatu.com – Kabupaten​Halmahera Selatan mendapat kouta CPNS tahun 2024 sebanyak 3585. Kouta ini Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba berharap agar proses seleksi CPNS Halsel tahun 2024, tidak lagi menggunakan sistem passing grade untuk kelulusan peserta tes melainkan dengan sistem peringkingan.

Hal ini disampaikan Bupati Bassam di kantor Bupati usai memimpin apel gabungan. Senin, (18/3/2024)

“Alhamdulillah kita di Halsel mendapat kouta CPNS tahun 2024 sebanyak 3585. Dan kita berharap sih tesnya nantinya tidak lagi pakai passing grade, kalau bisa sih peringkingan supaya kemudian formasinya bisa terisi penuh.” kata Bassam,

Dari 3585 kouta CPNS ini, Bupati mengatakan terdapat 750 CPNS, dan 2835 kouta PPPK yang bakal direkrut tahun ini, agar bisa terpenuhi semua formasinya.

“Dari 3585 kouta CPNS, sebanyak 750 CPNS, kemudian 2835 untuk PPPK. Jadi Alhamdulillah tahun ini cukup besar kitorang dapat jatahnya.” tutur orang nomor satu di pemda Halsel. (18/3).

Menurutnya 2835 kouta PPPK dan 750 kouta CPNS ini kouta yang cukup banyak. Sehinga kata Bassam, dirinya akan mengupayakan agar semua honorer bisa lulus mengikuti tes CPNS.

Tak hanya itu, Bassam juga kian intens membangun komunikasi dan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Hal ini mengingat Desember 2024, tidak lagi penerimaan honorer di lingkup pemda Halsel.

“Saya bahkan berupaya selalu berkoordinasi dengan BKN, biar semua bisa lulus, karna ini cukup banyak. Karena batas kita di bulan Desember, setelah tahun 2025 tidak ada lagi penerimaan honorer.” ujar Bassam Kasuba

Bassam berjanji akan mengoptimalkan sehingga 3585 CPNS ini semuanya bisa masuk. Apa lagi statement yang disampaikan PAN-RB kaitannya diangkatnya K2 yang rencananya bakal di angkat tahun ini.

“Kita berharap program itu bisa berjalan supaya kemudian semua betul-betul bisa diterima masuk dalam program PPPK tersebut.” harap Bassam

“Kita koordinasi terus. Bahkan hari ini saya masih minta pa Kaban BKD untuk stay di Jakarta membangun terus komunikasi dengan BKN untuk bagaimana kedepan ini bisa seperti apa.” tandasnya. (red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru