Salah Pengertian, Niat Baik Bupati Bassam untuk Penuhi Kebutuhan Pulau Makian Ditolak

Sabtu, 10 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Jarumsatu.com – Hadiri undangan pelantikan pengurus TP- PKK Kecamatan Pulau Makian dan Bakti Sosial dari Dinas Kesehatan, Bupati Bassam malah ditolak sejumlah masa aksi di Pelabuhan Desa Gorup, Sabtu (10/2/2024).

Amatan media ini, sejumlah masa aksi menduduki pelabuhan Desa Gorup saat melakukan aksi unjuk rasa sekaligus menolak kehadiran Bupati Bassam Kasuba di Kecamatan Tersebut.

Mirisnya, saat Bupati Halsel bersama rombongan tiba, pendemo ini bersih keras menolak hering bersama Bupati dan rombongan tersebut.

Padahal, Niat baik Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, mengunjungi langsung Kecamatan Pulau Makian guna menghadiri undangan pelantikan tersebut, orang nomor satu di lingkup pemkab halsel ini juga ingin melihat dan memastikan proses pengerjaan jalan lingkar dan RS Pulau Makian.

Mirisnya lagi, keinginan Bupati Bassam ini ditolak Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aksi demontrasi tersebut.

Pada kesempatan itu, pendemo juga menolak Bupati Bassam untuk menjelaskan terkait tuntutan dan pokok permasalahan yang termuat dalam tuntutan pendemo saat menyampaikan aspirasi

Meski begitu, Bupati Bassam Kasuba, yang didampingi ketua Tim Penggerak PKK Halsel, Rifa’at Al Sa’dah, Sekertaris Daerah Safiun Rajulan dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Halmahera Selatan, menunggu agar dapat menjelaskan terkait tuntutan dan aspirasi masa aksi namun saja ditolak dan meminta agar Bupati Bassam dan rombongan meninggalkan kecamatan Pulau Makian.

“Kami Minta Bupati dan rombongan agar pergi tinggal pulau makian. “Pak Bupati pulang sudah balik saja di Bacan,”teriak salah satu orator

Sementara itu, Bupati Bassam Kasuba saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa Pemda Halmahera Selatan berkomitmen untuk terus menyelesaikan pekerjaan jalan lingkar dan RS Pratama pulau Makian.

Menurutnya, Jalan lingkar pulau makian masih dalam proses pekerjaan dan terus dilakukan pendanaan agar dapat diselesaikan,” ini sudah diprogramkan dan akan tetap dikerjakan tapi saya ingin jelaskan ke mereka namun tidak diberikan ruang maupun kesempatan oleh masa aksi untuk saya berbicara,”ucapnya

Lanjutnya, di tahun 2024 ini sejumlah dana akan kembali dialokasikan Pemerintah Daerah untuk pembangunan jalan Rabutdaiyo-Sangapati sepanjang 3 kilo meter dan RSP Pulau Makian yang meskipun sudah dinyatakan mangkrak serta memiliki sejumlah masalah internal pihak rekanan atau Kontraktor

Bassam lantas menjelaskan bahwa agenda dirinya sebagai Bupati dan rombongan telah di agendakan usai pileg mendatang. Namun, adanya undangan ia sebagai kepala langsung bergerak menuju lokasi.

 

“Agenda kita untuk meninjau pembangunan RSP dan jalan segmen Rabutdaiyo-Sangapati sudah diundurkan hingga selesai pileg, namun tibanya kita disini karena ada undangan dari Pengurus TP-PKK dan Masyarakat pelaksana bakti sosial dibawah koordinator Dinas Kesehatan Halmahera Selatan. Dan nantinya akan kita lanjutkan dengan meninjau secara langsung pembangunan RSP dan jalan segmen Rabutdaiyo-sagapati,” kata Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba

Kata Bassam niat baik Pemerintah Daerah untuk meluruskan penyelesaian pembangunan jalan segmen dan Rumah Sakit Prima Makian disalah artikan sehingga kedatangannya bersama rombongan ditolak.

“Mereka salah artikan sehingga kedatangan kita ditolak dan tidak diberikan kesempatan untuk memberitahukan serta menjelaskan anggaran yang sudah kita sepakati untuk melanjutkan pembangunan jalan dan RSP serta kendala yang terjadi sehingga terjadi keterlambatan pekerjaan,”kata Bassam

Bassam menambahkan, bukti keseriusan pemkab Halsel untuk meneruskan pembangunan jalan dan Rumah Sakit terlihat saat pemerintah daerah menginvestasikan 20 miliar yang disiapkan untuk pembagunan jalan tahun 2024.

“Sayangnya kedatangan kita di tolak padahal kelanjutan pembangunan jalan dan RSP sudah kita anggarkan dan itu sudah final berjalan serta mungkin dalam waktu dekat sudah dilaksanakan pembangunannya,”tandas Bassam (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru