Bupati Bassam Kasuba Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Pondok Pesantren Darussalam Bacan

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Jarumsatu.com – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Asrama Putra Pondok Pesantren Darussalam Bacan Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan. Rabu, (3/1/2024)

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Darussalam Bacan ini dikonsepkan dengan misi mencetak 1 Desa 1 Hafizh Mandiri Ekonomi.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, Staf Ahli Bidang pemerintahan, para Kabid dan anak didik pondok pesantren Darussalam Bacan.

Pada kesempatan itu Bupati Bassam Kasuba menyampaikan bahwa, kepedulian pemerintah daerah tidak hanya pada masyarakat secara umum, nqmun juga anak-anak di tingkat sekolah seperti pondok pesantren, perlu adanya perhatian penuh karena peran pondok pesantren menjadi suatu hal yang sangat penting untuk menjadi penyeimbang dalam perkembangan tumbuh kembang generasi di Halmahera Selatan.

“Karena pembinaan dan pengajaran agama menjadi suatu hal yang sangat mendasar untuk kemudian kita tidak hanya memahami perkembangan teknologi ataupun ilmu pengetahuan. Namun ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan juga sangat penting”ujarnya

“Kemudian perlu untuk mendorong diri kita pada kesadaran agar memiliki keinginan untuk kembali mendorong anak-anak kita sehingga, mereka memahami tentang agamanya dan bisa memahami bagaimana mempelajari keislamannya sendiri,”sambung Bassam

Menurutnya, melalui pembinaan aparatur berbasis nilai (PABN) dan pembinaan masyarakat berbasis nilai (PMBN) yang telah dilaksanakan Pemkab Halsel melalui tabligh Akbar di masjid Raya Halsel kemarin, Bassam mengatakan secara mendasar pembinaan-pembinaan itu bertujuan untuk mencapai kehidupan bahagia dunia dan akhirat melalui amal perbuatan pada diri sendiri selama menjalani tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

Kata Bassam, perhatian kepada pondok pesantren merupakan tanggung jawab bersama. Pasalnya, ada program Pemerintah Daerah yang kita laksanakan seperti STQ dan MTQ harus balik ke pesantren. Karena di luar Pesantren belum tentu ada anak-anak yang bisa diharapkan untuk kemudian hadir maupun tampil pada kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut.

“Ini menjadi perhatian kita semua, bahwa sebenarnya penting untuk kemudian mendorong generasi-generasi muda kita sehingga bisa memiliki yang namanya keilmuan baik secara positif,”tandasnya

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Halmahera Selatan itu, menambahkan bahwa generasi yang berada di pondok pesantren perlu didorong dan disuport untuk bisa memahami betul apa sebenarnya tujuan hidup mereka sehingga ini akan menjaga mortalitas tentang batasan-batasan dalam kehidupan dan kemudian dapat bermuamalah.

Lebih jauh kata politisi muda PKS itu bahwa, melalui momentum hari ulang tahun pondok pesantren yang Ke- 6 tahun, Ia mengajak kepada seluruh pejabatnya di lingkup Pemkab Halmahera Selatan untuk membangun kesadaran bersama sehingga memiliki perhatian lebih terhadap pendidikan keagamaan.

“Saya secara pribadi dan pemerintah daerah mendukung penuh pendidikan berbasis agama untuk dikembangkan oleh pengurus pondok pesantren yang ada di Halmahera Selatan,”pungkas Bassam

Di akhir sambutannya Bupati Bassam mengatakan bahwa, aset yang sudah ada diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya kemudian mampu mengurus dengan baik generasi yang ada di pondok pesantren. (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru