Sekertaris PD Muhammadiyah Ternate Sebut Hilangnya Buku Induk adalah Hoax

Sabtu, 4 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ismar Juma, Sekertaris PD Muhammadiyah Ternate. (Istimewa)

Ismar Juma, Sekertaris PD Muhammadiyah Ternate. (Istimewa)

TERNATE, – Jarumsatu.com Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Ternate, Maluku Utara  Ismar Juma, menegaskan, bahwa berita Buku induk tahun 1992 dan pemalsuan 8355  atas nama Usman Sidik adalah berita hoax dan pembentukan opini yang menyesatkan.

Menurut  Ismar,semua dokumen yang yang di sebutkan dalam pemberitaan  bahwasanya di palsukan itu bisa di buktikan keasliannya”dokumen buku Induk dan 8355 kami bisa buktikan keasliannya jika diminta oleh pihak berwenang.”kami bisa buktikan semua dokumen”ungkap Ismar

Dokumen 8355 yg disebutkan bahwa itu adalah hasil rekayasa karna dua warna yang berbeda karena yang asli warna kekuningan kuningan kemudian di foto kopi makanya menjadi putih”itu benar warna kekuningan dokumen Aslinya kemudian di foto copy makanya jadi putih,” ujar Ismar

Ismar juga membeberkan,kronologis di temuannya buku induk,8355 dan daftar nilai itu berawal dari maraknya berita dugaan ijazah palsu Atas nama Usman Sidik, pada tahun 2019 lalu kemudian pihak majelis Hukum Muhamadiyah periode lalu berinsiatif mendatangi SMA Muhamadiyah ternate melakukan pencarian bersama terhadap dokumen-dokumen sekolah tahun 1992. sebanyak tujuh orang tim terdiri dari pimpinan Wilayah dan majelis Hukum periode lalu.

“Pencarian dokumen di lakukan selama tiga hari karna dokumen  itu cukup banyak berada disekolah dan dokumen tahun 1992 di temukan berupa buku induk,8355 dan daftar nilai atas nama Usman sidik semuanya ada di dalam dokumen.” Ungkap Ismar

Dokumen tersebut langsung diamankan oleh Majelis Hukum PWM periode lalu demi kepentingan proses hukum karna saat itu ada pihak yang  melaporkan ke Polda,Maluku utara dan Asli dokumen  itu di tunjukan ke polda Maluku Utara, dan akhirnya Polda Malut mengeluarkan SP3.”Dokumen Asli masih ada bukan raib dan di rekayasa,”Beber Ismar

Untuk itu Ismar berharap semua pihak untuk berhenti berpolemik terkait dengan dokumen palsu atau tidak palsu karena semua ada aturan,”egas Ismar. (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru