Terima Laporan Warga, Bupati Usman Sidik Gerak cepat Lakukan Sidak

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Bupati Usman Sidik bersama Masyarakat Desa Waya. (Istimewa)

Pertemuan Bupati Usman Sidik bersama Masyarakat Desa Waya. (Istimewa)

LABUHA, Jarumsatu.com Utamakan kepentingan masyarakat, Bupati Usman Sidik, didampingi Kepala Dinas Pendidkan Ikbal Hajiji, kepala Dinas Perkim, Asmar Bani, Kepala Inspektorat Halsel, Asbur Somadayo, Kabag Protokoler Asriadi beserta rombongan lainnya lakukan sidak di Desa Waya, Kecamatan Mandioli Utara.

Sidak tersebut dilakukan Bupati Usman Sidik, Lantaran menerima laporan masyarakat adanya bantuan berupa BLT dan bantuan lainnya tidak lagi diberikan kepala Desa kepada masyarakatnya

Pantauan Jarumtu, puluhan masyarakat ketika ditemui Bupati Usman Sidik, mengungkapkan bahwa kantor Desa Waya sudah lama tidak difungsikan oleh kepala Desa dan kaur pemerintah desa.

Bahkan, masyarakat dengan sikap kekecewaan terhadap kepala desa dan kaur pemerintah Desa,  lantas menyambut kedatangan Bupati Usman Sidik beserta rombongan dengan sejumlah baliho bertuliskan keluhan terhadap kebijakan pemerintah desa yang dinilai tebang pilih.

Pada kesempatan itu masyarakat kemudian menyampaikan kepada bupati Usman Sidik bahwa, Kapala desa Mas’ud Laeta memberikan bantuan berupa BLT hanya menyasar kepada keluarga dan orang-orang dekatnya.

Aksi Protes masyarakat Desa Waya terhadap kebijakan kepala desa.

“Torang (kami red) sudah lama ini tidak lagi dapat bantuan dari pemerintah Desa. Saat ini yang dapat kebayakan kaur pemerintah desa dan orang dekat kepala Desa,”ujar Sariani Warga Desa Waya

Pengakuan masyarakat desa Waya bahwa data penerima BLT tidak diketahui masyarakat. Pasalnya, sejauh ini data penerima BLT tersebut hanya dikantongi oleh kepala Desa Mas’ud Laeta.

Mirisnya lagi, warga sampaikan kepada bupati bahwa tahun 2023 tidak ada pembangunan yang dilakukan kepala Desa. “Tahun ini belum ada pembangunan di desa,”ucap warga kepada bupati Usman Sidik saat melakukan pertemuan di kantor Desa Waya. Kamis, (19/10/2023)

Sementara itu Bupati Usman Sidik, saat memberikan sambutan mengatakan bahwa dengan adanya dana desa diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi masyarakat tingkat Desa.

“Masyarakat harus diperhatikan. Jangan buat mereka menderita akibat kebijakan yang tidak bagus,”tandas Usman

Menurut Bupati Usman Sidik, semua perangkat desa bakal dibekukan apabila ditemukan banyak pelanggran paska diudit penggunaan dana desa oleh inspektorat Halmahera Selatan.

Bahkan warga juga melaporkan bahwa data penerima BLT tidak diketahui ketua dan anggota BPD Desa Waya. Tak hanya itu data pengawasan ketua dan anggota BPD juga tidak ada. Hal ini terungkap saat adanya sesi tanya-jawab oleh Bupati dan ketua BPD Desa Waya.

Selain itu, di hadapan Bupati Usman Sidik. masyarakat juga melaporkan bahwa Penerima bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Waya berjumlah 21 penerima yang diketahui kebanyakan keluarga kepala desa dan kaur pemerintahan Desa.

Atas persoalan tersebut, Bupati Usman Sidik kemudian memerintahkan kepada inspektorat Halmahera Selatan, lakukan audit khusus penggunaan dana desa tahun 2023 oleh Mas’ud Laeta bersama perangkat desanya

“Inspektorat nanti audit kepala Desa karena ini kuat dugaan terjadi konspirasi busuk yang dia buat.

“Aapabila ditemukan banyak pelanggran dan temuan Penggunaan dana desa tidak sesuai prosedur, maka akan kita berikan sangsi tegas berupa ganti rugi hingga proses hukum karena, masa jabatan kepala desa ini akan berakhir pada 31 Oktober,”pungkas Usman Sidik (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru