Bupati Usman Sidik Sukses Cetak Rekor APBD Terbesar di Halmahera Selatan

Sabtu, 14 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Usman Sidik Bersama OPD lingkup Pemkab Halmahera Selatan. (Istimewa)

Foto: Bupati Usman Sidik Bersama OPD lingkup Pemkab Halmahera Selatan. (Istimewa)

LABUHA, Jarumsatu.com – Sejumlah pencapaian berhasil diraih oleh Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik dan wakilnya, Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) selama dua tahun memimpin. Apalagi kepemimpinan keduanya sempat melalui masa sulit. Di mana pandemi Covid-19 merebak ke negeri ini termasuk Halmahera Selatan.

Kondisi itu membuat pemerintah mengubah rencana keuangan dan proyek. Menjadikan penanganan Covid-19 menjadi prioritas.

Tak hanya dihantam badai corona, perekonomian Halmahera Selatan sempat lesu. Sebab aktivitas ekonomi tersendat karena adanya pembatasan demi menekan penyebaran virus kiriman dari Cina tersebut.

Meski diterpa pandemi, Halmahera Selatan bisa melalui. Kepemimpinan Usman-Bassam bisa melewati masa-masa sulit. Itu dilihat dari capaian Anggaran Pendapatan dan Balanja Daerah (APBD). Di mana pada 2021 diawal kepemimpinan keduanya, Halmahera Selatan memiliki APBD hanya Rp 1,4 triliun.

Setahun kemudian atau 2022 menjadi Rp 1,521 triliun, dan tahun 2023 menjadi Rp 1,539 triliun. Artinya terjadi kenaikan lebih dari Rp 18 miliar. Hingga pada 2023, APBD Halmahera Selatan dinilai memecahkan rekor. APBD murni semula Rp 1,539 triliun naik menjadi Rp 2,16 triliun di APBD perubahan. Artinya, kepimpinan Usman-Bassam baru dua tahun berhasil manaikkan APBD sebesar Rp 760 miliar.

Angka ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Halmahera Selatan. Angka ini mengungguli APBD kabupaten kota lain di Maluku Utara.

Sekertaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Safiun Radjulan menjelaskan, nilai APBD Halmahera Selatan sempat fluktuatif dalam lima tahun terakhir. Namun dalam dua tahun ini, angkanya mengalami peningkatan signifikan.

Peningkatan itu, katanya, tak terlepas dari kemampuan bupati dalam mencari celah penambahan pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga berkoordinasi ke provinsi terkait dengan dana bagi hasil (DBH) pajaknya. Termasuk DBH dari pusat. Sehingga nilai pendapatan terus meningkat.

Safiun menambahkan, sejak Usman melaksanakan tugas sebagai bupati Halmahera Selatan, APBD di angka Rp 1,4 triliun. Namun berkat kerja kerasnya dengan melakukan terobosan-terobasan anggaran di pemerintah pusat, APBD naik drastis.

“Alhamdulillah, yang termuat dalam dokumen APBD perubahan tahun ini sebesar Rp 2,16 triliun. Perlu digaris bawahi, hasil itu adalah hasil kerja keras Pak Bupati,” ungkapnya, Jumat (13/10/2023)

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini bilang, Halmahera Selatan saat ini merupakan salah satu kabupaten dengan APBD paling besar. Di mana setiap penyusunan program yang termuat dalam R-APBD perubahan 2023 sangat realistis.

“Kita tidak pernah mendongkrak PAD yang tidak realistis, semua diarahkan Pak Bupati bahwa kita menghitung anggaran berdasarkan hasil pendapatan yang betul-betul rasional,” jelasnya

Dia melanjutkan, tahun 2024 nanti, Pemda Halmahera Selatan akan mengelola air baku di perusahaan tambang, yaitu Harita Nickel dan Wanatiara Persada di Pulau Obi. Pengelolan air baku tersebut, ditaksir perbulan mencapai Rp 3 miliar, yang masuk ke PAD.

“Selama ini pengelolaannya di provinsi, padahal itu kewenangan kabupaten. Jadi kita ambil alih dan itu sudah disetujui pihak Harita dan Wanatiara, “bebernya.

Karena itu, Safiun optimisi semua program prioritas bupati akan diselesaikan, karena APBD juga naiknya tinggi. “Jadi kita akan melakukan rapat-rapat untuk mengevaluasi program prioritas Pak Bupati yang sementara ini jalan, karena ini sudah masuk akhir tahun,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru