Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba, Wabup Halsel: Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja Merupakan Tanggung jawab Bersama

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba saat membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba. (Istimewa)

Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba saat membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba. (Istimewa)

LABUHA, Jarumsatu.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba di Aula Gedung Kie Besi, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, pada Rabu (11/10/2023).

Wakil Bupati Halsel, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, remaja adalah masa di mana seorang individu mengalami peralihan dari masa anak- anak menuju ke dewasa. Masa remaja disebut masa yang paling rawan dihadapi individu sebagai anak. Dari yang tadinya anak-anak kemudian mereka mengalami perkembangan secara fisik maupun psikis dengan beberapa perubahan.

Dalam proses peralihan ini, jika kontrol dari orang tua dan orang terdekat anak kurang, maka seringkali terjadi penyimpangan pada anak tersebut. Penyimpangan ini cenderung kearah negatif yang sering disebut dengan kenakalan remaja. Ada banyak jenis kenakalan remaja, dan salah satu bentuk kenakalan remaja yang saat ini dapat dikategorikan mengkhawatirkan adalah penyalahgunaan narkoba.

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan nasional yang dipandang serius oleh pemerintah, karena dapat menyebabkan rusaknya moral bangsa. Karena itu, pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap pencegahan dan penanganan atas penyalahgunaan narkoba.

Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Kaban Kesbangpol Halsel. (Dok: istimewa)

Diketahui, penyalahgunaan narkoba ini tidak hanya terjadi di kalangan dewasa dan kalangan masyarakat ekonomi sedang dan tinggi, tetapi sudah merambah ke kalangan remaja dan anak–anak. Karena pada usia ini seseorang sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan dan memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi. berawal dari ingin coba-coba atau sekedar ikut-ikutan hingga pada akhirnya mengalami ketergantungan. Ada beberapa dampak negatif akibat penyalahgunaan narkoba pada remaja.

“Adik-adik sekalian, remaja tanpa narkoba itu keren, sebagai generasi muda, calon pemimpin dan penerus bangsa, jangan sampai pikiran-pikiran kalian sebagai generasi muda indonesia dirusak oleh narkoba”, ucapnya.

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus terlibat dalam mencegah remaja terjerumus dalam menggunakan narkoba. Kita juga harus selalu mengingatkan para remaja untuk mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang bersifat positif, lalu mengingatkan bahwa ada keluarga yang sangat menyayangi mereka dan selalu menciptakan komunikasi yang baik dengan mereka.

Pemerintah saja tidak dapat mengatasi masalah narkoba ini sendirian. Masalah penyalahgunaan narkoba ini perlu penanganan secara komprehensif dan terpadu, dengan partisipasi aktif dari masyarakat baik secara individu maupun kelompok yang mempunyai potensi membantu generasi muda mencegah penyalahgunaan narkoba.

“saya berpesan agar penyelenggaraan sosialisasi penyalahgunaan narkoba ini dapat berjalan berkesinambungan dengan peserta yang lebih merata dari seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan”, tuturnya.

“Saya berharap, peserta sosialisasi dapat mengikuti kegiatan ini dengan tertib, menyimak semua materi yang diberikan oleh para narasumber dengan seksama, sehingga pemahaman tentang bahaya narkoba dapat dipahami dengan baik dan benar”,sambungnya.

Untuk diketahui kegiatan tersebut dihadiri Kaban Kesbangpol Halmahera Selatan dan puluhan Siswa Siswi SMA. (Red)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru