LABUHA, Jarumsatu.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Selatan, melaporkan data kasus HIV/Aids per Juni 2023 tambahan sebanyak 22 kasus.
Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Halsel, Asia Hasyim saat diwawancarai awak media di lantai II Kantor Bupati, Senin (11/09/2023)
Asia mengungkapkan, kasus HIV Aids sejak tahun 2020-2022 sebanyak 88 kasus dan penambahan kasus baru sebanyak 22 kasus terhitung sejak Januari hingga Juni 2023 sehingga totalnya sebanyak 110 kasus.
“Jadi, akumulasi kasus HIV Aids sejak tahun 2020 sampai awal 2023 totalnya 110 kasus HIV Aids di Halsel,” ungkap Asia.
Lanjut disentil Asia, Kasus HIV Aids di Halsel didominasi ibu rumah tangga berdasarkan hasil screening petugas Dinkes Halsel tahun ini.
“Iya, angka kasus HIV Aids didominasi orang yang sudah berumah tangga dan virus ini beresiko pada anggota keluarga lainnya. Indikasi penyebab virus HIV Aids ini kemungkinan suami mereka sering jajan diluar,” tutur Asia sambil menyebutkan sejumlah pasien HIV saat ini sedang jalani pengobatan di RSUD Labuha.
Kasus terbaru menurut Asia, berdasarkan hasil screning petugas di 6 cafe (Tempat hiburan malam) dan 7 indekos di wilayah Ibukota kabupaten kedapatan salah satu leadis positif HIV.
“Makanya kami himbau warga waspada dan remaja putri juga tidak sembarangan melakukan hubungan seks bebas karena virus HIV merupakan penyakit menular dan sangat berbahaya bagi keselamatan,” pungkasnya.(red)















