LABUHA, Jarumsatu.com – Jelang peresmian gedung UMKM Milenial, Pemkab Halmahera Selatan, melalui Dinas Perindagkop dan UKM Halsel bakal menginginkan para pelaku usaha dapat mengisi dagangan kuliner khas daerah Halmahera Selatan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Halsel, Soadri Inggratubun Kepala wartawan Selasa, (8/8/2023)
“Jadi ini momen Festival Marabose maka untuk sementara ini di pakai oleh teman-teman Dari pariwisata untuk mengisi 18 lapak di UMKM melenial,”ujar Soadri .
Menurutnya, tidak hanya pada pergelaran Marabose Festival skan tetapi setelah 17 Agustus akan di buat penilaian tentang pelaku usaha khususnya kuliner di kabupaten Halmahera Selatan.
“Nanti kita lihat pada saat kita berikan kesempatan semua pekalu usaha untuk mendaftarkan usahanya di Dinas Perindak dan dari situ kita bentuk tim untuk menilai kemudian menentukan dari 18 kelompok usaha kuliner ini siapa bisa menempati lapak yang ada di UMKM melenial ini,”tandasnya

Kata Soadri, Pelaku usaha yang suda menggunakan saat ini juga diwajibkan mendaftarkan usahanya ke Dinas Perindagkop Halmahera Selatan. Lanjutnya, penilaian tidak hanya saat di festival ini. Namun, dimulai dari pendaftaran setelah 17 Agustus dimana ada tim penilai yang menilai tentang kelayakan usaha itu bisa masuk 18 besar atau tidak untuk menempati 14 lapak di UMKM melenial ini sampai seterusnya.
“Yang di nilai itu prodak lokalnya yang ada di daftar menunya, jadi dalam daftar menunya menunjukan pada produk lokal Halmahera selatan,”tukas Soadri
Komjen sapaan akrab Soadri Inggratubun di kalangan aktivis ini berharap kedepan semua pihak teristimewa kaum melenial maupun pemuda pemudi ikut membantu bahu membahu untuk menjaga bangunan dan fasilitas di UMKM Milenial sehingga bermanfaat bagi para pelaku usaha maupun masyarakat yang berkunjung ke tempat UMKM Milenial sekedar berbincang -bincang maupun berjajan kuliner khas daerah yakni Halmahera Selatan. (Red/Adhy)















