Libatkan Seluruh Bendahara OPD, Pemkab Halmahera Selatan, melalui BPKAD Gelar FGD

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Puluhan Peserta FGD yang digelar BPKAD Halsel./Doc/Adhy

Foto Puluhan Peserta FGD yang digelar BPKAD Halsel./Doc/Adhy

LABUHA, Jarumsatu.com – Tingkatkan tata kelola penatausahaan keuangan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Forum Group Discussion (FGD).

Amatan Jarumsatu.com, FGD ini di hadiri seluruh bendahara Pengeluaran Kecamatan, Bendahara Pengeluaran OPD dan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang berlangsung di ruang serbaguna kantor BPKAD Halsel, Senin (10/7/2023).

Kabid Perbendaharaan BPKAD Halmahera Selatan, Muhammad Kamarullah kepada wartawan mengatakan bahwa, lewat FGD tersebut, pihaknya menyampaikan informasi terkait proses penatausahaan sesuai standar prosedur yang diberlakukan BPKAD Halsel.

Menurutnya, kegiatan FGD juga dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan setiap OPD dalam melakukan pencairan anggaran, terutama percepatan penyelesaian dokumen SP2D.

Kabid Perbendaharaan BPKAD, M Kamarullah./doc Adhy

“Ini untuk mendorong percepatan proses pencairan baik SPM dan SP2D itu berjalan sesuai standar. Jadi dalam waktu 2 kali 24 jam itu sudah harus dikeluarkan dalam kondisi berkas pencairan anggaran itu lengkap dan benar. Makanya kami undang seluruh bendahara pengeluaran pada kegiatan forum diskusi seperti ini,”tandasnya

Muhammad menambahkan, BPKAD Halmahera Selatan telah menghadirkan format sandingan pencairan anggaran. Melalui format ini, para bendahara di OPD langsung dapat mengeksekusi tanpa harus melihat kekurangan dokumen yang lain.

“Jadi mereka langsung check list pada saat itu, kalau sudah check list, kami langsung percepatan verifikasi. Karena sudah ada verifikasi dan di check list di awal, sehingga mempercepat kami melakukan SP2D,” pungkasnya.

Muhammad bilang BPKAD Halsel tetap komitmen untuk mempermudah proses pencairan dari setiap OPD yang sudah sesuai dengan standar prosedur. (Red/Adhy)

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru