Tolak Pergantian Kepsek Lama, Masyarakat Desa Busua Palang SMA Negeri 12 Halsel

Jumat, 16 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk berisikan kalimat penolakan pergantian Kepala SMA Negeri 12 Halsel./jmg

Spanduk berisikan kalimat penolakan pergantian Kepala SMA Negeri 12 Halsel./jmg

HALSEL, – Ratusan orang tua siswa, dewan guru, komite sekolah dan masyarakat Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan menggelar aksi di lingkungan SMA Negeri 12 Halsel.

Informasi yang dihimpun Jarum Media Grup, Jum’at (16/6) kabarnya aksi penolakan itu terkait dengan pelantikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB Se-Maluku Utara, Rabu, 14 Juni 2023 lalu.

Mereka dilantik berdasarkan SK Nomor : 821.2/KEP/KS/31/VI/2023, tertanggal 12 Juni 2023 oleh staf ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ir H. Abuhari Hamzah, di gedung lantai IV SMA Negeri 1 Ternate.

Masyarakat saat memboikot aktivitas SMA Negeri 12 Halsel.

Dari 91 kepsek tersebut, satu diantaranya Kepala SMA Negeri 12 Halmahera Selatan Azis Dahlan. Ia digantikan dengan Usman Hasyim yang sebelumnya Kepala SMA Negeri 2 Halsel, Kecamatan Kayoa.

“Kepada yang terhormat Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, dengan ini kami menyampaikan bahwa kami dewan guru, komite sekolah, orang tua siswa-siswi serta masyarakat desa Busua menolak dengan tegas pergantian Azis Dahlan kepala SMA Negeri 12 Halmahera Selatan,” demikian isi pernyataan massa saat memblokade aktivitas sekolah.

Kepsek Politik (Hastag), salah satu spanduk milik massa aksi.

Mereka bahkan meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara segera menganulir SK Usman Hasyim sebagai kepala SMA Negeri 12 Halsel yang baru.

Massa bahkan mengancam akan terus memboikot seluruh aktivitas di sekolah selama belum ada pengembalian Azis Dahlan sebagai Kepsek.

“Kembalikan Azis Dahlan,” tutup bunyi surat pernyataan bersama antara masyarakat dan pihak sekolah seraya meminta ini menjadi perhatian serius Gubernur, Dikjar dan BKD. (Red/tim)*

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru