LABUHA, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) gencar melaksanakan pembangunan dan penataan ibu kota Labuha di Tahun 2024 mendatang.
Ini disampaikan Kepala Dinas Perkim, Asmar Bani saat di wawancarai awak media diruang kerjanya, Jum’at (26/5/2023).
Ia mengatakan, penataan kawasan ibu kota membutuhkan anggaran milyaran rupiah sehingga wajah ibu kota yang semula terlihat kumuh dapat ditata agar memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendatang maupun masyarakat yang ada di Halmahera Selatan.
“Ibu Kota Labuha merupakan pusat pemerintahan, dan sekaligus sentral perekonomian daerah. Penataan wajah ibu kota terbilang sangat penting mulai dari kantor Bupati, arah lurus menuju area zero point, UMKM Milenial sampai ke papaloang park,” sebut Kadis Perkim.
Ketua Yayasan Al-Ihsan Al-Halaqah Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, itu menyebut dokumen perencanaan anggarannya telah dirancang untuk diusulkan dalam APBD induk dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.
“Dokumennya sudah disiapkan untuk diusulkan dalam APBD perubahan,” akunya.
“Selain penataan ibu kota kami juga fokus membangun rumah tidak layak huni (RTLH) dan mengupayakan kebutuhan air bersih di 30 kecamatan melalui program sistem penyediaan air minum (SPAM),” tandasnya. (Red/tim)*















