AMBON, Jarumsatu.com – Perkumpulan Pemuda Peduli Daerah (PAPEDA) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Walikota Ambon, Senin (8/5/2023) lalu.
Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap PJ Walikota Ambon, Bodewin Watimena.
Koordinatori aksi Salman Z. Polpoke dalam orasinya menyampaikan bahwa Bodewin selama ditugaskan menjadi PJ Walikota sejak 24 Mei 2022 dianggap tidak mencapai target kepemimpinannya selama menjabat.
“Padahal dalam pidatonya PJ Walikota menyampaikan ada 11 program prioritas yang akan direalisasikan selama menjabat, tetapi kenyataan yang terjadi dalam pengembangan pemerintahan Kota Ambon tidak berjalan dengan maksimal,” ucap Salman.
Dia juga mengatakan dari 11 program prioritas itu, ada masalah yang tidak mampu diatasi yakni, hubungan antara OPD dengan PJ Walikota Ambon yang tidak dimaksimalkan oleh Bodewin.
Menurutnya, dalam 11 program prioritas itu terdapat program konsolidasi internal birokrasi adalah program yang menjawab 10 program prioritas yang ditetapkan oleh PJ Walikota Ambon.
“Belum lagi keluhan dari DPRD Kota Ambon bahwa OPD sangat sering tidak menghadiri rapat-rapat yang dilakukan oleh DPRD Kota Ambon untuk membicarakan kerja-kerja pemerintah kota ambon. Selain itu permasalahan di Kota Ambon tidak kunjung usai mulai dari sampah, kemacetan, hingga pengelolaan pasar Mardika,” kesalnya.
“OPD adalah salah satu bagian daripada jantung rakyat kota Ambon. Maka inilah yang mengharuskan PJ Walikota harus diturunkan dari jabatannya” sambung Salman tegas.
Dalam aksi tersebut diketahui masa aksi menyampaikan poin-poin tuntutan diantaranya ;
1) Meminta Bapak Bodwin Watimena Segera mundurkan diri dari jabatannya.
2) Mendesak Kementrian dalam negeri (Kemendagri) agar memberhentikan bapak Bodwin Watimena dari jabatan PJ Walikota Ambon. (Red/tim)*















